Minggu, 18 Oktober 2026

Barcelona Hancurkan Real Betis 5-2, Hansi Flick Puji Lamine Yamal sebagai Pemain Terbaik Dunia

arcelona Pesta Gol 5-2 di Markas Betis, Hansi Flick Puji Yamal dan Pellegrini Kritik Wasit
Sukri - Minggu, 18 Oktober 2026 11:20 WIB
Barcelona Hancurkan Real Betis 5-2, Hansi Flick Puji Lamine Yamal sebagai Pemain Terbaik Dunia
istimewa
Barcelona kalahkan Real Betis di La Cartuja. (Foto: fcbarcelona/Instagram)

Kitakininews.co.id - Barcelona memperlihatkan ketajaman luar biasa saat menaklukkan Real Betis dengan skor 5-2 pada pekan kesembilan LaLiga Spanyol 2026/2027 di Stadion La Cartuja, Sevilla, Sabtu (17/10/2026)malam WIB. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Blaugrana di puncak klasemen sekaligus memperpanjang rekor sempurna mereka menjadi sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan.

Baca Juga:

Tim asuhan Hansi Flick mengoleksi 27 poin, unggul lima angka atas Atletico Madrid. Namun, di balik kemenangan besar tersebut, Barcelona harus melewati pertandingan yang berlangsung ketat, penuh kontroversi, dan diwarnai kartu merah untuk pemain tuan rumah.

Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan pada menit ke-10. Lamine Yamal memperlihatkan kualitas individunya dengan menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut atas gawang Real Betis.

Tuan rumah tidak tinggal diam. Valentín Gómez menyamakan kedudukan pada menit ke-27 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan silang Pablo Fornals. Barcelona kembali memimpin pada menit ke-41 ketika Rodri menuntaskan sepak pojok Fermín López dengan sundulan keras.

Real Betis sempat merayakan gol penyama kedudukan melalui Giovani Lo Celso, tetapi gol tersebut dianulir karena handball Cucho Hernández dalam proses serangan. Keputusan itu menjadi salah satu sumber protes besar Manuel Pellegrini setelah pertandingan.

Memasuki babak kedua, Gabriel Jesus memperbesar keunggulan Barcelona menjadi 3-1 pada menit ke-51 setelah menerima umpan Yamal. Hanya semenit berselang, Ez Abde memperkecil ketertinggalan Betis menjadi 2-3 melalui serangan balik yang diselesaikannya dengan tembakan mendatar.

Momentum tuan rumah kemudian terganggu setelah Facundo Bernal menerima kartu merah langsung pada menit ke-54 menyusul insiden dengan Yamal. Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengambil alih kendali pertandingan. Eric García mencetak gol keempat pada menit ke-62, sebelum Dani Olmo menutup pesta gol lewat tembakan melengkung pada menit ke-81.

Hansi Flick: Barcelona Layak Menang

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui Real Betis memberikan perlawanan yang menyulitkan sebelum timnya mampu mengendalikan permainan.

"Kami melihat Real Betis yang fantastis, dengan intensitas sangat bagus. Kami sudah memperkirakan hal itu dan kami juga bermain pada level yang tinggi. Saya pikir kami pantas menang," kata Flick dalam wawancara dengan DAZN yang dikutip AS.

Flick secara khusus memberikan pujian kepada Yamal yang membuka keunggulan Barcelona melalui gol spektakuler.

"Bagi saya, saat ini dia adalah pemain terbaik di dunia," ujar Flick mengenai pemain muda tersebut.

Ia juga menyoroti pentingnya gol kedua Barcelona yang lahir dari situasi bola mati sebagai bukti efektivitas latihan tim. Meski mencatat sembilan kemenangan beruntun, Flick mengingatkan bahwa perjalanan musim masih panjang dan timnya harus terus bekerja keras.

Manuel Pellegrini Protes Keputusan Wasit

Di kubu Real Betis, Manuel Pellegrini melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea. Pelatih asal Cile itu menilai sejumlah keputusan penting memengaruhi jalannya pertandingan.

"Saya merasakan ketidakberdayaan. Hasil 2-5 tidak mencerminkan jalannya pertandingan," kata Pellegrini seusai laga.

Ia juga menyebut kepemimpinan wasit mengecewakan karena keputusan terkait gol Lo Celso yang dianulir dan kartu merah Bernal dinilainya merugikan Betis.

"Penampilan wasit sangat buruk, sama sekali tidak memiliki kriteria sepak bola," ujar Pellegrini dalam konferensi pers.

Meski kecewa, Pellegrini mengakui Betis mampu bersaing dengan Barcelona ketika kedua tim masih bermain dengan jumlah pemain yang sama. Menurutnya, kartu merah Bernal mengubah keseimbangan pertandingan dan membuat Barcelona lebih leluasa mengembangkan serangan.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Barcelona menjelang El Clasico melawan Real Madrid pada pekan berikutnya. Sementara itu, Real Betis harus segera bangkit dan memperbaiki konsistensi permainan, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas serangan seperti Barcelona.

Sumber: Reuters, Diario AS, Europa Press

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Liga Champions: Arsenal Menggila, Bayern Tersandung, Inter Dipermalukan

Liga Champions: Arsenal Menggila, Bayern Tersandung, Inter Dipermalukan

Barcelona Hancurkan Galatasaray 4-1, Hansi Flick Puji Mentalitas Blaugrana

Barcelona Hancurkan Galatasaray 4-1, Hansi Flick Puji Mentalitas Blaugrana

FIFA Ubah Jeda Internasional jadi Penyebab Liga Eropa Libur 16 Hari

FIFA Ubah Jeda Internasional jadi Penyebab Liga Eropa Libur 16 Hari

Real Madrid Nyaris Tersandung, Gol Dramatis Selamatkan Los Blancos dari Elche

Real Madrid Nyaris Tersandung, Gol Dramatis Selamatkan Los Blancos dari Elche

Real Madrid vs Rayo Vallecano 4-1: Mbappe Brace, Mourinho Soroti Banyak Peluang Terbuang

Real Madrid vs Rayo Vallecano 4-1: Mbappe Brace, Mourinho Soroti Banyak Peluang Terbuang

Real Madrid vs Rayo Vallecano: Mourinho Waspada, San José Bidik Kejutan di Bernabeu

Real Madrid vs Rayo Vallecano: Mourinho Waspada, San José Bidik Kejutan di Bernabeu

Komentar
Berita Terbaru