Puan Harapkan Jenderal Agus Jadikan TNI Semakin Netral di Pemilu 2024
Kitakini.news - Pelantikan Jenderal Agus Subianto sebagai Panglima TNI diharapkan dapat membuat kinerja prajurit semakin lebih professional, khususnya saat membantu pengamanan Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Baca Juga:
"Kami meminta, berharap sekaligus mengimbau, kita menjalankan pemilu ini sebagai pesta, namanya pesta itu pesta demokrasi ya harusnya berjalan damai dan gembira," ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Puan Maharani di Jakarta, Rabu (22/11/2023).
Sebelumnya, Jenderal TNI Agus berkomitmen akan mengawal prajurit secara ketat agar tidak terlibat dalam politik praktis dan ada sanksi bagi prajurit jika berpolitik praktis. Itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang TNI.
"Kita akan membuat posko pengaduan di mana kalau masyarakat melihat TNI tidak netral bisa diadukan ke posko tersebut. Kemudian seluruh prajurit sudah kami berikan buku saku khususnya di angkatan darat," kata Jenderal Agus.
Buku saku ini sengaja dibuat demi memastikan netralitas TNI dalam Pemilu 2024. Jenderal Agus juga telah memerintahkan setiap komandan satuan untuk melakukan penyuluhan kepada jajarannya terkait netralitas prajurit.
"Buku saku yang bisa dimuat di dalam saku. Sehingga bisa dibawa kemana-mana dan isinya jelas apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan sesuai dengan UU," urainya.
"Dan kalau dia melakukan suatu pelanggaran itu seperti yang saya sudah sampaikan dia bisa dipidana atau teguran dari komandan satuannya," pungkas Jenderal Agus. (**)
“Jangan Berhenti, Pak”: Kisah di Balik Buku yang Diluncurkan di Usia 67 Tahun Sofyan Tan
Sofyan Tan Ungkap Filosofi Kepemimpinan dari Barongsai: Sehati, Kompak dan Peka terhadap Sesama
Hadapi Persaingan Pendidikan Tinggi, Sofyan Tan Minta PTS Perkuat Kurikulum Berbasis OBE
Sofyan Tan: Fotografi Adalah Arsip Visual Kebudayaan dan Cermin Identitas Bangsa
Sofyan Tan: Pangan Organik Bukan Tren, tapi Upaya Menjaga Bumi dan Manusia