Peduli Banjir dan Longsor di Sumbagut, Vidi Aldiano: Pemerintah Harus Fokus Perbaiki Alam
Melansir berbagai sumber, Sabtu (29/11/2025), Vidi Aldiano merasa banjir bandang dan longsor tidak semata karena hujan yang deras, tapi karena ada kerusakan alam.
Baca Juga:
- Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD dan Inovasi QRESTO
- Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
- Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
"Seriously, sepertinya pemerintah harus mau mempercepat dan memprioritaskan agenda yang memang fokus untuk memperbaiki alam," tulis Vidi Aldiano di Instagram Story.
Vidi Aldiano beralasan ini karena hutan-hutan serapan makin banyak yang gundul. Kemudian, iklim dunia berubah drastis.
"Tanah-tanah dan hutan-hutan serapan makin banyak yang gundul, iklim dunia berubah drastis. Indonesia used to be a very green country. Sekarang?" tambahnya.
Tak lupa dia pun menyampaikan keprihatinannya terkait bencana banjir dan longsor tersebut.
"Praying for temen-temen di Aceh, Sumatera Utara & Sumatera Barat," tulis Vidi Aldiano.
Suami Sheila Dara itu juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah dilanda cobaan terkait bencana banjir dan longsor.
"Berdoa banget untuk temen-temen yang lagi dilanda cobaan, semoga bisa kuat di keadaan seperti ini, keluarga yang hilang bisa segera ketemu dengan selamat, dan bantuan-bantuan yang diberikan bisa cepat dan tepat sasaran," pungkas Vidi Aldiano.
Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD dan Inovasi QRESTO
Polda Sumut Bantu NTT, Salurkan 25 Ton Logistik dan Dana Sekitar Rp1 Miliar
Serukan Aksi Nyata Bencana NTT dan Sumatera, Bahlil Lahadalia Imbau OKP Karya Kekaryaan Dukung Pemerintah Bantu Korban Bencana
Satgas PRR Percepat Relokasi Sekolah Terdampak Bencana, Administrasi dan Konstruksi Berjalan Paralel
APBD Perubahan 2026 Tembus Rp7,7 Triliun, Wali Kota Medan Fokuskan Anggaran pada 6 Prioritas Pembangunan