Sertifikat Mualafnya Dicabut, Richard Lee: Kami Hargai Proses yang Ada
Melansir berbagai sumber, Senin (4/5/2026), melalui unggahan di akun Instagram yang dikelola timnya, Richard Lee menyampaikan sikapnya atas keputusan tersebut.
Baca Juga:
"Kami menghargai setiap proses dan keputusan yang ada," tulis akun Richard Lee di Instagram.
Pernyataan itu disampaikan melalui admin sebagai bentuk respons terhadap berbagai spekulasi yang berkembang di publik.
"Bagi kami, keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar label atau dokumen," tambahnya.
Sebelumnya, pendakwah Hanny Kristianto mengungkap alasan di balik pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee yang tengah ramai diperbincangkan publik.
Hanny menyebut keputusan tersebut diambil karena sertifikat mualaf dinilai tidak digunakan sebagaimana fungsi administratifnya.
"Alasan saya mencabut sertifikat mualaf yang bersangkutan karena saya tidak mau sertifikat itu tidak digunakan. Faktanya, sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik," ujar Hanny.
Selain itu, dia mengaku tidak ingin dokumen tersebut dimanfaatkan dalam konflik hukum antar pihak.
"Saya juga tidak mau sertifikat mualaf tersebut menjadi barang bukti di pengadilan untuk saling menyerang," katanya.
Terlepas dari itu, pihak Richard Lee menegaskan bahwa ia tetap menjalani kehidupan dengan nilai-nilai positif.
"dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik," lanjut pernyataan tersebut.
Momentum May Day, KOGANA SUMUT Lantik Direksi Baru Periode 2026–2029
Pemeriksaan Polisi Batal, Doktif Sebut Richard Lee Manipulatif
Rawan Hambat Proses Penyidikan, Richard Lee Akhirnya Ditahan
Praperadilan Ditolak, Richard Lee Kena Cekal ke Luar Negeri
Celine Evangelista Sempat Salat Sambil Pegang Buku