Tersangkut Dana Rp5,7 Miliar, Aisar Khaled Dilaporkan ke Polisi
Melansir berbagai sumber, Senin (14/9/2026), adalah agensi asal Indonesia yang melaporkan Aisar Khaled sebagai langkah terakhir untuk mencari keadilan.
Baca Juga:
Pihak agensi yang diwakili tim kuasa hukum Machi Ahmad dan Michael Sugijanto, menjelaskan, laporan tersebut dibuat setelah adanya perjanjian investasi antara kliennya dengan Aisar Khaled.
"Aisar Khaled dan klien kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi. Di perjanjian tersebut, sisa yang belum dibayarkan oleh Aisar Khaled sekitar Rp 5,7 miliar," ujar Michael Sugijianto di Polda Metro Jaya, Senin (14/9/2026).
Michael menegaskan dalam hal ini, Aisar Khaled sempat berjanji kepada kliennya untuk membayar ataupun melakukan pekerjaannya secara live, melalui datang ke event.
Tapi sampai sekarang bahkan setelah mendapat somasi, Aisar Khaled belum juga memberikan tanggapan.
"Jadi bentuk laporan ini adalah bentuk terakhir, upaya dari klien kami untuk mencari keadilan dan bertemu dengan Aisar," tegas Michael Sugijanto.
Michael juga menyebut pihaknya sudah mencoba membuka komunikasi dengan Aisar secara baik-baik.
Namun, upaya tersebut disebut belum mendapatkan respons, termasuk saat Aisar Khaled beberapa kali berada di Indonesia belakangan ini.
Menurut Michael, perjanjian antara agensi dan Aisar Khaled tersebut dibuat pada Februari 2026.
Ia mengatakan, hubungan kerja sama tersebut berawal dari bantuan kliennya kepada Aisar Khaled saat pertama kali beraktivitas di Indonesia.
Jayanti: Saya Bukti Nyata Perjuangan Sofyan Tan
Bapenda Medan Perkenalkan QRESTO, Optimalkan Pajak Restoran Tanpa Naikkan Tarif
Bobby Tawarkan Peluang Investasi dan Kerjasama Strategis Kepada UEA
Stafsus Wakil Ketua DPR RI Salurkan Bantuan PIP kepada 517 Siswa di Siak
KRI Bung Karno-369 Berlayar, Bawa Uang Layak Edar untuk Nelayan dan UMKM di Pulau Terluar Sumut dan Aceh