20 Tahun Alami Kelainan Tulang Belakang, Alyssa Soebandono Akhirnya Pilih Operasi
Melansir berbagai sumber, Sabtu (19/9/2026), Alyssa Soebandono menderita kelainan di tulang belakang sejak SMA atau 20 tahun lalu.
Baca Juga:
"Dari 2006 dokter menyarankan operasi," kata Alyssa Soebandono.
Keputusan operasi kini diambil setelah dirinya melewati berbagai upaya untuk menangani kondisi tulang belakangnya tanpa operasi sejak pertama kali didiagnosis pada 2006.
"Cuma karena waktu itu masih SMA, masih syuting padat setiap hari, enggak ada waktunya," kata Alyssa Soebandono.
Selain karena kesibukan, keputusan tersebut juga sempat membuat orang tua Alyssa Soebandono khawatir lantaran tindakan yang disarankan berkaitan dengan tulang belakang.
Keluarga Alyssa Soebandono kemudian memilih mencari solusi lain dengan berkonsultasi ke dokter di Singapura.
Pada saat itu, Alyssa Soebandono juga menggunakan brace khusus skoliosis yang dinilai lebih fleksibel.
Brace tersebut harus dikenakan minimal 22 jam dalam sehari dan dijalani selama kurang lebih tiga tahun.
"Pas kita mau ke kamar mandi aja dicopot. Selebihnya dipakai semua," tutur Alyssa Soebandono.
Tidak berhenti di sana, Alyssa Soebandono juga mencoba sejumlah penanganan lain, seperti pilates, terapi, berenang, serta menjaga postur tubuh.
"Terakhir di 2026 dokter bilang sepertinya memang keputusan terbaik itu adalah untuk operasi," pungkas Alyssa Soebandono.
Pulih dari Kista tanpa Operasi, Tengku Dewi: Hormonnya Ngacak
Sengketa 47.000 Hektare Eks Torganda, Abdul Aziz Desak Eksekusi Dua Putusan MA
Fungsi Hati dan Ginjal Menurun, Denny Sumargo: Aku Juga Kaget
Bukan Sekadar Razia, Operasi Patuh Toba 2026 Fokus Edukasi dan Penindakan Humanis Pengendara di Medan
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Medan Maimun, 15 Orang Diamankan