Mau Jadi Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, Bayar Rp1,2 Juta Sehari
Itulah sebab, melansir berbagai sumber, Selasa (3/2/2026), Keraton Yogyakarta pun membuka pintu buat wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menjadi abdi dalem dalam sehari.
Baca Juga:
Sebagai informasi, abdi dalem bertugas untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada sultan dan keraton secara setia.
Tujuannya untuk menjaga tradisi, melestarikan budaya jawa, dan membantu kelancaran upacara keraton.
Abdi dalem secara resmi dilantik melalui Surat Keterangan resmi yang disebut dengan kekancingan.
Abdi dalem secara umum terbagi menjadi dua golongan yaitu Abdi Dalem Punakawan dan Abdi Dalem Keprajan.
Abdi Dalem Punawakan merupakan pegawai keraton yang berasal dari masyarakat umum dan mendapat gaji dari keraton.
Sementara Abdi Dalem Keprajan merupakan pegawai pemerintah yang mengabdi secara sukarela kepada keraton.
Nah, pengalaman wisata budaya yang tak biasa bagi wisatawan ini bertajuk Abdi Dalem Experience.
Abdi Dalem Experience dibuka setiap Selasa dan Sabtu, paket tur akan dilakukan selama lima jam mulai dari pukul 08.00 sampai 13.00 WIB.
Paket tur akan terdiri dari enam tahapan yaitu Wanuh Busana, Marak Sowan, Trap Sila, Laboratorium Konservasi, Nyungging Batik, dan Exclusive Lunch.
Bagi yang tertarik, untuk mengikuti tur ini bisa langsung melakukan pemesanan tiket melalui laman bit.ly/Abdidalemexperience.
Untuk biaya masuk keraton berkisar mulai dari Rp15 ribu sampai Rp25 ribu.
Bagi wisatawan lokal, tiket mengikuti tur ini dibanderol sekitar Rp1,2 juta per orang dengan kuota maksimal 20 peserta dalam satu hari.
Dalam paket tersebut, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari Barefoot Stick Nakefit, pinjaman busana Abdi Dalem, transmitter, layanan penerjemah, dokumentasi, sertifikat, buklet, tas kanvas, hingga sejumlah cenderamata.
Syarat dan ketentuan bagi wisatawan yang ingin mengikuti paket tur, yaitu harus berusia minimal 15 tahun.
Lalu, peserta perempuan wajib melepas hijab dan mengenakan sanggul selama mengikuti aktivitas Abdi Dalem Experience.
Peserta pun wajib mengenakan pakaian berlengan yang nyaman, tidak boleh mengenakan perhiasan, kecuali anting bagi perempuan.
Peserta perempuan wajib mengenakan kamisol dan celana ketat, sementara laki-laki wajib mengenakan kaus dalam dan celana pendek di balik pakaian luarnya.
Yang jelas, melalui tur ini, wisatawan dapat merasakan peran sebagai abdi dalem dalam sehari, mulai dari pengenalan tata cara, busana adat, hingga nilai-nilai budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan keraton.
AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan
Silaturahmi 41 Perguruan Silek Tuo di Nagari Aripan Jadi Ajang Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau
Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk Membludak
Puluhan Tahun Rusak, Jalan Strategis di Labuhanbatu Akhirnya Diperbaiki
Bobby Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan dan Galian C Ilegal Ditutup