Transaksi Keuangan Digital Berkembang Pesat, Naik 26,08%
Kitakini.news - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat dalam mendorong kegiatan ekonomi dalam setahun terakhir.
Baca Juga:
Perkembangan ini ditopang oleh semakin luasnya ekonomi digital dan mudahnya sistem pembayaran digital, serta pesatnya digital banking.
"Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Januari 2023 tumbuh 26,08% (yoy) sehingga mencapai Rp36,57 triliun," ucapnya dalam paparan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2023, yang disiarkan secara virtual, Kamis (16/2/2023).
Dia juga menjelaskan nilai transaksi digital banking meningkat 27,96% (yoy) menjadi Rp4.900,6 triliun.
Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit naik 5,42% (yoy) menjadi Rp689,09 triliun.
"Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi transaksi pembayaran cross border melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi," ungkapnya.
Sementara itu, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Januari 2023 meningkat 5,07% (yoy) mencapai Rp930,05 triliun.
Redaksi
Polda Sumut Tangkap Konten Kreator TikTok, Motif Hina Agama karena Frustasi Ekonomi
Bank DBS Digugat Rp3 Miliar, Ahli Hukum Kritik Pemblokiran Rekening Nasabah
Stafsus Wakil Ketua DPR RI Salurkan Bantuan PIP kepada 517 Siswa di Siak
Deli Serdang Sabet TPAKD Award 2026, OJK Sumut Apresiasi Penguatan Akses Keuangan
KRI Bung Karno-369 Berlayar, Bawa Uang Layak Edar untuk Nelayan dan UMKM di Pulau Terluar Sumut dan Aceh