Rabu, 19 Agustus 2026

Rupiah Melemah, Eksportir Sawit Sumut Bersyukur

Siti Amelia - Kamis, 18 April 2024 15:28 WIB
Rupiah Melemah, Eksportir Sawit Sumut Bersyukur
pixabay
Ilustrasi kelapa sawit saat akan dibawa ke pabrik kelapa sawit.

Kitakini.news - Kinerja mata uang rupiah kian terpuruk manakala Iran melakukan serangan ke Israel. Rupiah yang sebelum Idul Fitri ditransaksikan dikisaran 15.860 per US Dolar meroket hingga melewati 16.200 pada perdagangan di pekan ini.

Baca Juga:

Namun, pelemahan Rupiah bagi ekonomi Sumut tidak semuanya menjadi kabar buruk. Karena ada sebagian orang yang justru diuntungkan atau bahkan menikmati pelemahan rupiah itu sendiri.

Ekonom Sumut Gunawan Benjamin menjelaskan pelemahan nilai tukar rupiah ini menjadi kabar baik bagi para eksportir yang banyak menjual produk komoditas Sumut seperti kelapa sawit.

"Pelemahan Rupiah akan menguntungkan pengusaha eksportir karena pendapatannya dalam mata uang asing umumnya US Dolar. Pelemahan Rupiah akan menambah pundi-pundi keuntungan sebagai bonus dari pelemahan yang terjadi pada Rupiah itu sendiri," tuturnya, Kamis (18/4/2024).

Namun sayangnya, sambung dia pelemahan rupiah saat ini justru diikuti dengan pelemahan harga CPO yang juga turun signifikan.

Harga CPO yang pada tanggal 5 april masih bertahan dikisaran 4.400 ringgit per tonnya. Mendadak turun dikisaran 4.003 ringgit per tonnya saat ini. Harga CPO anjlok sekitar 9% dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Bahkan penurunan harga CPO masih jauh lebih besar dibandingkan dengan pelemahan rupiah yang sekitar 2% dibandingkan sebelum Idulfitri. Pelemahan Rupiah hanya memberikan sedikit keuntungan bagi eksportir CPO.

"Namun jika tanpa pelemahan Rupiah, eksportir jelas akan dirugikan lebih dalam," terangnya.

Meskipun pelemahan Rupiah lebih banyak memberikan dampak buruk bagi perekonomian Sumut. Namun pelemahan rupiah akan disyukuri oleh sebagian masyarakat Sumut yang berprofesi sebagai eksportir.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal

IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal

Menyemai Limbah Kelapa Sawit Jadi Energi

Menyemai Limbah Kelapa Sawit Jadi Energi

IHSG dan Rupiah Hijau, Ekonom Sumut Ingatkan Ancaman Geopolitik Timur Tengah

IHSG dan Rupiah Hijau, Ekonom Sumut Ingatkan Ancaman Geopolitik Timur Tengah

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti Sebagai Pengganti Sementara

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Pemerintah Tunjuk Destry Damayanti Sebagai Pengganti Sementara

Harga Minyak Mentah Dekati $100 per Barel, Ekonom Sumut Peringatkan Ancaman Bagi Pasar Keuangan

Harga Minyak Mentah Dekati $100 per Barel, Ekonom Sumut Peringatkan Ancaman Bagi Pasar Keuangan

Komentar
Berita Terbaru