Geopolitik Memanas dan Erupsi Anak Krakatau Bayangi Pasar, Rupiah Tertekan ke Rp17.665
Kitakininews.co.id - Pergerakan pasar keuangan domestik pada perdagangan, Senin (7/9/2026) diwarnai tekanan dari dinamika geopolitik global serta potensi risiko bencana alam. Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menuturkan bahwa para pelaku pasar saat ini bersiap menghadapi dampak geopolitik serta erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi memicu koreksi fundamental pada sektor keuangan.
Baca Juga:
Dari pasar komoditas, harga minyak mentah dunia kembali melambung mendekati level $100 per barel akibat eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang menyasar sejumlah fasilitas minyak. Jenis Brent ditransaksikan menguat ke kisaran $96,5 per barel. Tingginya harga energi ini kian memperkuat kekhawatiran terhadap tingkat inflasi global.
"Di dalam negeri, pelaku pasar tengah mencermati dua sentimen utama yakni Cadangan Devisa dan Erupsi Gunung Anak Krakatau," jelasnya.
Kata Gunawan, pasar menantikan rilis data cadangan devisa terbaru dari Bank Indonesia sebagai indikator kekuatan eksternal ekonomi nasional. Selain itu, aktivitas vulkanik yang mengganggu penerbangan di Asia Tenggara kini menjadi perhatian mendalam. Erupsi yang memburuk dinilai berpeluang menciptakan gangguan lanjutan terhadap stabilitas sektor keuangan.
Di tengah sentimen tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu dibuka menguat ke level 6.652, mengekor pergerakan mayoritas bursa saham Asia yang berada di zona hijau.
Sebaliknya, nilai tukar Rupiah tertekan dan ditransaksikan melemah ke posisi Rp17.665 per dolar AS. Sementara itu, harga emas dunia bergerak melemah ke level $4.414 per troy ons, atau setara dengan Rp2,52 juta per gram.
Gunawan menambahkan bahwa tidak ada rilis agenda ekonomi penting di kawasan Asia yang berdampak signifikan pada hari ini. "Fokus utama pelaku pasar tetap tertuju pada risiko geopolitik dan potensi ketidakpastian akibat bencana alam," tandasnya.
Pengelolaan APBD Sumut Jangan Lagi Berorientasi Rutinitas Birokrasi, Harus Nyata Untuk Masyarakat
Tensi Geopolitik Memanas, IHSG dan Rupiah Tertekan di Awal Pekan
Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah
IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal
IHSG dan Rupiah Hijau, Ekonom Sumut Ingatkan Ancaman Geopolitik Timur Tengah