Senin, 06 Juli 2026

Sempat Sentuh Rp80 Ribu per Kg, Harga Cabai Merah Masih Mahal

Siti Amelia - Selasa, 09 September 2025 21:23 WIB
Sempat Sentuh Rp80 Ribu per Kg, Harga Cabai Merah Masih Mahal
dokumentasi tim pemantau
Cabai merah sempat sentuh Rp80 ribu per kg di pasar tradisional Medan, awal pekan ini.
Kitakini.news - Harga cabai merah di Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan yang cukup signifikan setelah sebelumnya sempat menyentuh angka Rp85.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Namun, meskipun turun, harga cabai merah masih tergolong tinggi, berada di kisaran Rp54.000 hingga Rp60.000 per kilogram di wilayah dataran rendah Sumut bagian timur.

Ketua Tim Pemantau Harga Pasar Sumut, Gunawan Benjamin, menjelaskan berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Kota Medan, harga cabai merah rata-rata di Medan berada di angka Rp64.500 per kilogram.

Baca Juga:

"Perbedaan harga ini terjadi karena pasokan cabai merah di Medan sebagian besar masih bergantung pada wilayah pegunungan seperti Karo dan sekitarnya. Sementara itu, cabai merah yang berasal dari dataran rendah atau yang didistribusikan melalui dataran rendah saat ini lebih murah karena pasokannya lebih melimpah," ujar Gunawan, Selasa (9/9/2025).

Selain cabai merah, harga cabai hijau dan cabai rawit juga mengalami penurunan. Cabai hijau turun sekitar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram dan saat ini diperdagangkan di kisaran Rp50.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit dijual dengan harga antara Rp37.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

Gunawan mengingatkan pemerintah untuk tetap waspada terhadap fluktuasi harga cabai yang terjadi belakangan ini. "Jika melihat pola perubahan harga di Jawa dan penurunan pasokan di Sumut, tekanan terhadap ketersediaan cabai di Sumut diperkirakan akan meningkat mulai Oktober mendatang. Belum dapat dipastikan apakah wilayah lain seperti Aceh atau Jawa dapat memenuhi kebutuhan cabai Sumut," jelasnya.

Ia menambahkan, "Jika pasokan cabai harus didatangkan dari luar Sumut, harga yang diterima di Sumut bisa jadi lebih tinggi. Potensi harga cabai tetap mahal sangat mungkin terjadi, terutama jika wilayah lain juga mengalami penurunan pasokan atau harga cabai di daerah tersebut sudah jauh di atas harga keekonomian."

Gunawan menegaskan pentingnya langkah antisipasi dari pemerintah agar harga cabai di Sumut tidak terus melonjak dan memberatkan masyarakat. "Pengawasan distribusi dan ketersediaan pasokan harus diperketat agar fluktuasi harga dapat dikendalikan," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dugaan Skandal Tiket Penyeberangan Padang–Mentawai, Pengguna Jasa Soroti Praktik ASDP Cabang Padang

Dugaan Skandal Tiket Penyeberangan Padang–Mentawai, Pengguna Jasa Soroti Praktik ASDP Cabang Padang

Polri Kirim 22 Kontainer Bantuan untuk 40 Ribu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Polri Kirim 22 Kontainer Bantuan untuk 40 Ribu Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Sumut Waspada Ancaman Inflasi Februari 2026, Cabai Merah Jadi Faktor Utama

Sumut Waspada Ancaman Inflasi Februari 2026, Cabai Merah Jadi Faktor Utama

Medan Siap Era Digital, Rico Waas Percepat Distribusi SPPT PBB untuk Transparansi dan Kemudahan Wajib Pajak

Medan Siap Era Digital, Rico Waas Percepat Distribusi SPPT PBB untuk Transparansi dan Kemudahan Wajib Pajak

Stok BBM Aman di Fuel Terminal Gunungsitoli, Pastikan Ketahanan Energi untuk Kepulauan Nias

Stok BBM Aman di Fuel Terminal Gunungsitoli, Pastikan Ketahanan Energi untuk Kepulauan Nias

Harga Gula Pasir Naik di Sumut, Gunawan Benjamin : Potensi Kenaikan Sudah Berhenti!

Harga Gula Pasir Naik di Sumut, Gunawan Benjamin : Potensi Kenaikan Sudah Berhenti!

Komentar
Berita Terbaru