Genjot Ekonomi Digital dan UMKM, XLSMART Garap Spektrum Baru 5G di Momen HUT ke-81 RI
Kitakininews.co.id - Ekosistem ekonomi digital dan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mendapat dorongan baru menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Baca Juga:
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi mulai memanfaatkan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap guna memperluas jangkauan serta meningkatkan kapasitas jaringan 5G nasional.
Langkah strategis ini diarahkan untuk mempercepat pemerataan akses teknologi digital, sehingga pelaku usaha kecil dan masyarakat dapat meningkatkan produktivitas serta memperluas jangkauan pasar mereka.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan bahwa penambahan spektrum frekuensi baru bukan sekadar mengejar peningkatan angka kapasitas jaringan. Keberhasilan pengembangan 5G diukur dari sejauh mana dampaknya dalam membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
"Keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari berapa banyak kota atau BTS yang terhubung, tetapi dari seberapa besar konektivitas yang lebih baik dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menjalankan usaha, mengakses layanan publik, dan meningkatkan produktivitas," ujar Merza dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).
Penguatan spektrum 2,6 GHz yang berkapasitas besar diproyeksikan bakal menopang kawasan dengan aktivitas digital padat, sekaligus membuka ruang bagi dunia usaha dalam memanfaatkan teknologi cloud, Internet of Things (IoT), hingga kecerdasan artifisial (AI).
Sementara itu, frekuensi 700 MHz dimanfaatkan untuk memperluas penetrasi sinyal hingga ke daerah perbatasan dan pelosok.
Pemanfaatan dua frekuensi baru ini melanjutkan ekspansi jaringan 5G XLSMART yang hingga semester I 2026 telah menjangkau 52 kota melalui dukungan sekitar 15 ribu BTS 5G, menyapa 23 persen populasi nasional.
Meski demikian, XLSMART menggarisbawahi bahwa ketersediaan jaringan dan spektrum saja tidak cukup untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi digital.
Diperlukan sinergi lintas sektor, terutama bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta produsen perangkat—guna menghadirkan gawai 5G yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas.
"Fase berikutnya bukan lagi hanya tentang seberapa luas 5G tersedia, tetapi seberapa besar teknologi ini dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Merza menekankan pentingnya kolaborasi ekosistem.
Melalui penggabungan infrastruktur dan spektrum baru ini, XLSMART berharap konektivitas 5G dapat menjadi salah satu pilar utama pendorong inklusi digital dan daya saing ekonomi Indonesia.
Dukung Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bali, XLSMART Garap Pasar 5G Lewat Layanan Unlimited
XLSMART Umbar Promo Promo Spesial Internet dan Kuota 5G Sambut Kemerdekaan RI
OJK Inisiasi Satgas Pembiayaan UMKM, Bidik Ekosistem Keuangan yang Lebih Inklusif
Jangkau Semarang, XLSMART Resmi Luncurkan Paket Smartfren Unlimited 5G Tanpa Batas Kuota
Perluas Akses Modal UMKM, OJK Sebut Sumatera Utara Sangat Membutuhkan Jamkrida