Sedikitnya 30 WNI Ditahan, Malaysia Peringatkan Warganya
Melansir berbagai sumber, Kamis (16/5/2024), sejatinya selain 30 WNI, ada 15 warga asing lainnya yang ditahan Imigrasi Malaysia. Kesemuanya ditetapkan sebagai imigran ilegal yang tidak memiliki dokumen resmi untuk tinggal di negara tersebut.
Baca Juga:
Direktur Imigrasi Negara Kennith Tan Aik Kiang menyebut pemeriksaan berlangsung selama dua hari di sebanyak 27 lokasi berbeda di Malaysia sejak Senin (13/5/2024) waktu setempat.
Kennith menjelaskan bahwa mereka yang ditahan terdiri atas 30 WNI, 11 warga negara Bangladesh, masing-masing enam orang dari Vietnam dan Myanmar, serta dua warga negara Pakistan.
"Sepuluh perempuan dan seorang bayi berusia satu tahun termasuk di antara mereka yang ditangkap. Dalam salah satu penggerebekan, 5 pria asal Indonesia berusaha kabur tapi tertangkap setelah pengejaran singkat," tuturnya.
Dia juga menyebut bahwa 12 warga negara Malaysia, yang dianggap sebagai majikan dan pemilik properti, juga diminta untuk datang ke Departemen Imigrasi untuk membantu penyelidikan yang berlangsung.
"Kami ingin memperingatkan para majikan sekali lagi bahwa mempekerjakan atau menggunakan jasa warga negara asing tanpa dokumen resmi merupakan pelanggaran serius," pungkasnya.*
Kejari Nias Selatan dan Forwakum Kepulauan Nias Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Inspektorat Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan, Sebut LHP Telah Diterbitkan
Ancaman Hukuman Mati, Paman dan Kemanakan Berulangkali Bawa Sabu Jumlah Banyak di Sumut
DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa
Timnas Indonesia U-20 Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Malaysia Ujian Pertama