Minggu, 26 Juli 2026

Ketum Forum Pemred : Perusakan Kantor Wartawan Adalah Teror terhadap Demokrasi

Abimanyu - Selasa, 31 Maret 2026 00:36 WIB
Ketum Forum Pemred : Perusakan Kantor Wartawan Adalah Teror terhadap Demokrasi
Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia,Dar Edi Yoga.

Kitakini.news -Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia,Dar Edi Yoga, mengecam keras aksi perusakan kantorPersatuan Wartawan Indonesia(PWI) Kepulauan Bangka Belitung yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal.

Baca Juga:

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3/2026), Dar Edi Yoga menilai peristiwa tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk intimidasi serius terhadap kebebasan pers di Indonesia.

"Ini tidak bisa dianggap peristiwa biasa. Ada indikasi kuat upaya teror terhadap kerja-kerja jurnalistik. Jika dibiarkan, ini menjadi ancaman nyata bagi demokrasi," tegasnya.

Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnyaPolresta Pangkalpinang, untuk segera mengusut tuntas pelaku, termasuk mengungkap aktor intelektual di balik aksi tersebut.

Menurut Dar Edi Yoga, perusakan fasilitas kantor, dugaan pencurian, hingga ditemukannya tulisan bernada ancaman menjadi indikasi kuat bahwa peristiwa tersebut memiliki motif yang lebih besar dari sekadar kejahatan konvensional.

"Harus diungkap siapa dalangnya. Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi premanisme yang membungkam pers," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa serangan terhadap kantor organisasi wartawan merupakan serangan langsung terhadap kebebasan pers serta hak publik untuk memperoleh informasi yang benar dan berimbang.

Menurutnya, pers memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi yang harus dijaga dan dilindungi, bukan justru diintimidasi melalui aksi kekerasan atau teror.

"Kalau kantor wartawan saja bisa dirusak dan diteror, bagaimana jaminan keamanan bagi jurnalis di lapangan? Ini persoalan serius," katanya.

Lebih lanjut, Dar Edi Yoga mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk tetap solid dan tidak gentar menghadapi berbagai bentuk tekanan.

"Pers tidak boleh takut. Justru kita harus semakin kuat dan bersatu menghadapi segala bentuk intimidasi," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Sukri
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kebebasan Pers Tak Cukup Dirayakan: Saatnya Membersihkan Diri dan Melawan Tekanan Nyata

Kebebasan Pers Tak Cukup Dirayakan: Saatnya Membersihkan Diri dan Melawan Tekanan Nyata

Diskusi Hari Kartini, FJPI Bahas Ancaman Kekerasan dan Pembatasan Kebebasan Pers Jurnalis Perempuan

Diskusi Hari Kartini, FJPI Bahas Ancaman Kekerasan dan Pembatasan Kebebasan Pers Jurnalis Perempuan

Rapat Perdana Forum Pemred SMSI Sumut, Dorong Profesionalisme Media

Rapat Perdana Forum Pemred SMSI Sumut, Dorong Profesionalisme Media

Pengurus Forum Pemred SMSI Sumut Resmi Dilantik, Lilik Riadi Jadi Ketua

Pengurus Forum Pemred SMSI Sumut Resmi Dilantik, Lilik Riadi Jadi Ketua

Kasus Intimidasi Wartawan, Rekan Deddy Sayangkan Lambannya Proses Polrestabes Medan

Kasus Intimidasi Wartawan, Rekan Deddy Sayangkan Lambannya Proses Polrestabes Medan

Kantor Redaksi Tempo Kembali Diteror Kiriman Bangkai Tikus

Kantor Redaksi Tempo Kembali Diteror Kiriman Bangkai Tikus

Komentar
Berita Terbaru