Usai Sidak di Lapas Cibinong, Fasilitas Mewah Tekuan Ombudsman “Menghilang”
Kitakininews.co.id -Usai inspeksi mendadak (sidak) oleh Ombudsman RI ke Lapas Kelas II A Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (23/9/2026) lalu, temuan fasilitas mewah mirip apartemen di sejumlah tempat berikut kelengkapan di dalamnya, seketika berubah dalam cuplikan video.
Baca Juga:
Perubahan tersebut terlihat saat ada kunjungan
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto bersama Kepala
Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris
Marsudiyanto serta rombongan ke Lapas tersebut pada Jumat (25/9/2026).
Kunjungan itu sebagai tindak lanjut atas temuan
Ombudsman terkait adanya dugaan penyalahgunaan fasilitas di Lapas Kelas II A
Cibinong. Yang saat itu, Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin dan Syafrida Rasahan bersama
stafnya menerobos masuk lokasi lapas hingga memaksa untuk menginspeksi sejumlah
bangunan berbentuk seperti apartemen, hingga memeriksa kondisi di dalamnya.
Dalam kunjungan Menimipas ke lokasi lapas tersebut,
terlihat video rekaman yang beredar menujukkan ruang yang hamper kosong tanpa
ada kelengkapan. Berbeda dengan video sebelumnya, dimana saat Ombudsman sidak
ke tempat yang sama, sejumlah barang terlihat hingga suasana beberapa ruangan
terlihat mewah.
Before-After Lapas Cibinong, Antara Sidak Ombudsman
dan Kunjungan Menimipas
Video yang beredar luas di berbagai media,
bahwa Sidak oleh Ombudmsman menampilkan kisah yang dramatis, dimana para staf sempat
mendapat penghadangan oleh petugas keamanan Lapas Cibinong. Bahkan sempat
terjadi aksi Tarik menarik dan saling dorong saat pihak Ombudsman meminta untuk
memeriksa bangunan yang mirip apartemen itu.
"Kenapa kami tidak boleh masuk, jangan-jangan dugaan
di dalam ini jauh lebih dahsyat. Kan gitu jadinya. Kita sempat ditolak, didorong.
Tetapi bagi kami data itu sudah cukup," kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin.
Perbedaan mencolok saat video versi Ombudsman
RI menunjukkan sejumlah fasilitas seperti kipas angin, pendingin udara (AC), Led
TV, Kulkas yang berisi makanan/minuman, hingga berdasarkan pengakuan dirinya,
ada sejumlah botol minuman alkohol.
Namun saat video kunjungan Menimipas ke lapas itu,
fasilitas mewah sebagaimana tampilan video milik Ombudsman sama sekali tidak
ada lagi. Bahkan ada informasi ketika pemeriksaan oleh Kemenimipas, Kalapas
Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto mengatakan bahwa mesin pending udara
dicopot karena rusak.
Melihat perbedaan itu, Fikri Yasin pun tidak mempersoalkan
adanya perbedaan video rekaman antara sidak mereka ke Lapas Cibinong, dengan
kunjungan Menimipas. "Setelah beberapa hari kemudian (pasca sidak Ombudsman),
Imipas ke sana dan tidak ditemukan (sejumlah fasilitas mewah), ya nggak apa-apa
juga, silakan aja. Nanti data kita berikan kepada yang berkompeten saja,"
ungkap Fikri dalam sebuah wawancara dengan media televisi.
Selain itu, Fikri meyakinkan bahwa jika ada langkah konfrontir terkait temuan sejumlah fasilitas mewah di lapas itu, pihaknya siap menunjukkan dimana letak barang-barang dimaksud. Begitu juga dengan mobil mewah yang terparkir di depan bangunan mirip apartemen itu.
Ombudsman Bongkar “Kamar Apartemen” di Lapas Cibinong, Ada Dugaan Napi Bayar untuk Fasilitas Khusus
Kejagung dikabarkan Amankan Ketua Ombudman RI
Ombudsman RI Apresiasi Konsistensi Lapas I Medan di Penguatan Layanan Pemasyarakatan
Ombudsman RI Soroti Keluhan Warga Medan Soal Regulasi PBG, Pemko Janji Perbaikan Cepat
Pemkab Langkat Dukung Ombudsman RI Wujudkan Desa Anti Mal-Administrasi