Kapolrestabes Medan Periksa 12 Saksi Kasus Siswa SD Tewas Dianiaya Temannya
Kitakini.news - Ungkap kematian seorang siswa
sekolah dasar di Medan, yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya kakak kelas
sekaligus teman bermain di lingkungan tempat tinggal korban, Polrestabes Medan
sudah memeriksa 12 saksi, pada Kamis (6/7/2023).
Baca Juga:
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa
Tatareda, menyatakan saksi yang diperiksa pun merupakan orang-orang sekitar
lingkungan korban seperti temannya, orangtua teman korban juga diperiksa.
Sebelumnya, korban tewas usai dirawat satu hari di
Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi Medan. Penganiayaan kerap terjadi kepada
korban di luar sekolah dan di lingkungan tempat tinggalnya.
Hal itu diketahui ibunya setelah korban mengeluhkan
kesakitan di sekujur tubuhnya. Menyelidiki kasus ini, penyidik unit PPA
Satreskrim Polrestabes Medan sudah terus mendalami kasus penganiayaan ini.
Diduga pelaku masih dibawah umur . Pihak kepolisian
pun akan menyesuaikan aturan yang ada terhadap para pelaku.
Terkait kasus ini, Polrestabes Medan juga turut
menggandeng instansi terkait sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kontributor: Azzareen
JPU Nilai Eksepsi Terdakwa Korupsi Waterfront City Samosir Masuk Materi Pokok Perkara
Saksi Ungkap Dugaan Aliran Rp600 Juta ke Moettaqin Hasrimi di Sidang Korupsi Smartboard Tebingtinggi
Kasus Smartboard, Majelis Hakim Diminta Cermati Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bambang Ghiri
Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta
Polsek Sunggal Gerebek Rumah Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu di Medan, Satu Pria Ditangkap