Sabtu, 10 Oktober 2026

Satu dari 10 Perempuan Indonesia Punya Beban Ganda

Fitri - Rabu, 23 April 2025 18:26 WIB
Satu dari 10 Perempuan Indonesia Punya Beban Ganda
Iustrasi/freepik.com
Perempuan bekerja
Kitakini.news - Pandangan umum lelaki adalah pihak yang bekerja, sementara perempuan di rumah mengurusi urusan domestik.

Kini, hal itu mulai berubah. Banyak perempuan yang sudah berganti peran. Mereka punya beban ganda, jadi istri sekaligus menjadi female breadwinners.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Rabu (23/4/2025), data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2024 mencatat, sebanyak 14,37 persen atau sekitar 1 dari 10 pekerja perempuan di Indonesia merupakan female breadwinners.

Laporan BPS tersebut menyebut female breadwinners adalah perempuan yang menjadi pencari nafkah utama dalam rumah tangga, baik sebagai satu-satunya penyedia ekonomi atau sebagai kontributor terbesar dalam pendapatan keluarga.

Laporan juga menyebut, kontribusi ekonomi female breadwinners dalam rumah tangga pun terbilang signifikan. Hampir separuh dari female breadwinners berkontribusi sebesar 90-100 persen dalam pendapatan rumah tangga.

Laporan itu mengatakan tren ini dipengaruhi oleh meningkatnya tingkat pendidikan perempuan, perubahan struktur keluarga, serta kebutuhan ekonomi yang semakin besar.

Mayoritas perempusn pencari nafkah ini tinggal di perkotaan dengan capaian pendidikan masih di tingkat dasar. DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Sulawesi Utara adalah provinsi dengan persentase female breadwinners tertinggi.

Sebagian besar dari mereka juga berstatus kawin dan berperan sebagai istri. Artinya, sebagian besar dari mereka masih memiliki suami sebagai kepala rumah tangga.

Kenapa bisa terjadi?

Sebuah penelitian tahun 2004 pernah menemukan bahwa banyak female breadwinners mempunyai suami dengan pendapatan yang tidak stabil.

Female breadwinners dalam rumah tangga modern terjadi bukan karena kebutuhan. Tapi, untuk memastikan stabilitas finansial keluarga, investasi dalam pendidikan anak, atau meningkatkan standar hidup.

Hal ini dapat dilihat dari laporan BPS yang juga menyebutkan bahwa sebanyak 40,77 persen female breadwinners berperan sebagai istri dalam keluarga. Sebagian besar dari mereka masih memiliki suami sebagai kepala rumah tangga.

Sayangnya, menjadi pencari nafkah utama tak serta merta membuat perempuan terbebas dari tugas domestik.

Selain mencari nafkah, mereka juga harus tetap mengurus rumah tangga dan merawat anak.

Hal di atas membuat female breadwinners rentan mengalami kelelahan fisik, emosional, dan mental akibat tanggung jawab ganda yang ditanggungnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perempuan 56 Tahun Ditemukan Meninggal di Bekas Kolam Ikan di Nias

Perempuan 56 Tahun Ditemukan Meninggal di Bekas Kolam Ikan di Nias

Gerakan Selamatkan Perempuan Indonesia di Kota Medan, Tekan angka kematian Ibu Hamil dan Stunting

Gerakan Selamatkan Perempuan Indonesia di Kota Medan, Tekan angka kematian Ibu Hamil dan Stunting

Kuartet Prestasi XLSMART, Dari Transformasi Bisnis hingga Pemberdayaan Perempuan Berbasis Digital

Kuartet Prestasi XLSMART, Dari Transformasi Bisnis hingga Pemberdayaan Perempuan Berbasis Digital

Waktunya Puan Menembus Batas Industri Tambang

Waktunya Puan Menembus Batas Industri Tambang

Terjun ke Layar Perak dan Langsung Jadi Pemeran Utama, Afgan: Gak Nyangka Jadi Bintang Film

Terjun ke Layar Perak dan Langsung Jadi Pemeran Utama, Afgan: Gak Nyangka Jadi Bintang Film

Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka

Ketika Kesetaraan Gender di Medan Tak Sekadar Wacana Romantisme Belaka

Komentar
Berita Terbaru