Rabu, 02 September 2026

Jangan Salah Sikap, Ini Karakter Orang yang Disukai di Dunia Kerja

Fitri - Rabu, 02 September 2026 11:00 WIB
Jangan Salah Sikap, Ini Karakter Orang yang Disukai di Dunia Kerja
pexels.com
Ilustrasi, pekerja kantor
Kitakininews.co.id - Ada karakter tertentu yang secara umum disenangi rekan kerja, atasan, dan sebagainya, begitu juga sebaliknya. Jadi, jangan salah sikap.

Melansir berbagai sumber, Rabu (2/9/2026), karakterorang yang paling disenangi di dunia kerja biasanya memiliki kombinasi sikap empati dan keandalan.

Baca Juga:

Mereka tidak selalu paling vokal atau paling menonjol, tetapi kehadirannya terasa penting dalam menjaga dinamika tim tetap positif.

Berikut karakter yang dimaksud:

1. Andal

Keandalan menjadi faktor yang berpengaruh dalam dunia profesional.

Orang yang konsisten menepati janji, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan bahkan memberi lebih dari yang diharapkan akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan.

2. Bekerja sama

Orang yang disenangi biasanya bukan tipe yang ingin menonjol sendiri.

Mereka memahami pentingnya kolaborasi dan bersedia berbagi peran atas keberhasilan tim.

Sikap ini memperkuat rasa kebersamaan dan membuat lingkungan kerja lebih sehat.

3. Rendah hati

Orang yang tetap terbuka untuk belajar, mengakui kesalahan, dan memberi apresiasi kepada orang lain cenderung lebih dihormati.

Mereka tidak menjadikan pencapaian sebagai alat untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.

4. Apa adanya

Orang yang disukai di tempat kerja cenderung tampil apa adanya. Mereka tidak berpura-pura atau memainkan peran tertentu demi terlihat baik di mata orang lain.

Kejujuran dalam bersikap ini menciptakan rasa percaya dari rekan kerja, karena mereka dianggap konsisten dan dapat diprediksi dalam interaksi sehari-hari.

5. Pendengar

Kemampuan mendengarkan merupakan salah satu hal penting dalam membangun hubungan profesional.

Orang yang disenangi tidak hanya mendengar, tetapi benar-benar memahami apa yang disampaikan lawan bicara.

Mereka memberi respons yang relevan, mengajukan pertanyaan, dan bahkan menunjukkan bahwa pendapat orang lain dihargai.

6. Pemikir kritis

Karyawan yang berpikir kritis cenderung sering menonjol dan membuat keputusan yang tepat.

Hal ini dapat membantu perusahaan dalam memecahkan masalah serta konflik di tempat kerja.

Karyawan perlu memiliki perspektif unik, bahkan pada tugas-tugas sehari-hari yang biasa. Hal ini memungkinkan karyawan untuk mengamati, menganalisis, dan membentuk penilaian yang tepat pada situasi apapun.

7. Punya rasa hormat

Rasa hormat tidak hanya ditunjukkan kepada atasan, tetapi juga kepada semua orang tanpa memandang posisi.

Orang yang disukai memahami bahwa setiap peran dalam tim memiliki kontribusi penting.

Mereka tidak meremehkan, tidak merendahkan, dan mampu menghargai perbedaan.

8. Mengedepankan kebaikan

Kebaikan sederhana sering kali menjadi faktor paling berkesan, mulai dari membantu rekan yang kesulitan, memberi semangat, hingga menjaga sikap dalam tekanan kerja.

Sikap ini menciptakan rasa aman secara emosional di lingkungan kerja.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Main di Film Horor Komedi, Leony Jadi Hantu China yang Cerewet

Main di Film Horor Komedi, Leony Jadi Hantu China yang Cerewet

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Gelar Turnamen Mini Soccer, SP PLN UID Sumut Perkuat Wellbeing Pegawai

Ikut Pelestarian Satwa Liar, Gading Marten Jadi Orang Tua Asuh Bayi Orangutan Bernama Selfie

Ikut Pelestarian Satwa Liar, Gading Marten Jadi Orang Tua Asuh Bayi Orangutan Bernama Selfie

Pulang ke Indonesia, Sarah Azhari Mau Comeback di Dunia Hiburan

Pulang ke Indonesia, Sarah Azhari Mau Comeback di Dunia Hiburan

Goyang Kaki Bukan Sekadar Malas, Ini Kepribadian Orang yang Suka Begitu

Goyang Kaki Bukan Sekadar Malas, Ini Kepribadian Orang yang Suka Begitu

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan

Komentar
Berita Terbaru