Sabtu, 18 Juli 2026

Sutarto Dukung BPIP Intensifkan Pendidikan Pancasila di Sekolah di Bawah Kemenag

Heru - Kamis, 23 Mei 2024 13:18 WIB
Sutarto Dukung BPIP Intensifkan Pendidikan Pancasila di Sekolah di Bawah Kemenag
(Gorby)
Ketua DPRD Sumut, Sutarto saat menjadi pemateri di kegiatan Forum Group Discussion bersama BPIP dan seluruh Kakanwil Kemenag Kabupaten/Kota se Sumut beberapa waktu lalu.

Kitakini.news - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) mendukung Badan Pembinaan Ideologi Pancasila intensitas Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah yang berada dibawah Kementerian Agama.

Baca Juga:

Demikian disampaikan Ketua DPRD Sumut, Sutarto kepada wartawan di Medan, Kamis (23/5/2024).

Seperti diketahui, Kemendikbudristek Republik Indonesia dan BPIP telah menyusun Buku Teks Utama (BTU) Pancasila pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah, mulai dari Pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat.

Menurut Sutarto, pihaknya saat ini juga terus melakukan penguatan ideologi dan penyebarluasan wawasan kebangsaan, sebagai agenda rutin wakil rakyat.

"Saya mengadakan penguatan ideologi dan penyebarluasan wawasan kebangsaan di pesantren dan madrasah-madrasah. Alhamdulillah, anak-anak kita antusias. Saya juga mendukung BTU itu diterapkan pada sekolah-sekolah kita," imbuhnya.

Sutarto menyebut, upaya melakukan langkah intensif pendidikan pancasila harus didukung dengan tersedianya tenaga pendidik yang cakap dan berkualifikasi mengenai pendidikan Pancasila.

"Proses Bimtek, up-grading, Training of Trainer yang dilakukan kepada para tenaga pendidik secara simultan," jelasnya.

Ia juga menambahkan, jumlah jam pengajaran harus disesuaikan dalam enam hari belajar efektif sesuai peraturan berlaku.

Dikatakannya, koordinasi antara pemerintah daerah dalam proses implementasi penggunaan BTU harus diperkuat.

"Maka dengan ini, dorongan peran legislatif dalam memastikan penerapan pendidikan pancasila dan BTU dalam satuan pendidikan juga sangat diperlukan," tambahnya.

Masih kata Sutarto, dalam hal ini diperlukan penggunaan teknologi juga aplikasi pendidikan, platform e-learning, atau penggunaan media sosial untuk menyebarkan informasi dan materi pendidikan.

"Kita berharap dengan adanya BTU dapat semakin memperkuat penyebarluasan ideologi dan memperkuat rasa cinta tanah air pada generasi muda," bebernya.

Lebih lanjut Sutarto, generasi muda terutama millenial, Gen-Z dan Alpha, sangat akrab dan mahir dalam menggunakan medsos.

"Maka perlu dioptimalkan narasi-narasi pada medsos seperti instagram, Facebook dan Youtube dengan konten kekinian yang berisi nilai-nilai Pancasila," pungkasnya. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Zeira Minta Kecelakaan Maut Sibolangit Diusut Tuntas, Dorong Realisasi Tol Medan-Berastagi

Zeira Minta Kecelakaan Maut Sibolangit Diusut Tuntas, Dorong Realisasi Tol Medan-Berastagi

Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

Sepertiga Aset Pemprovsu Belum Bersertifikat, Pansus Dorong Pembentukan Badan Khusus Pengelola Aset

F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan

F-PKS Semprot Kinerja APBD Sumut 2025, WTP Bukan Ukuran Keberhasilan Pembangunan

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Evaluasi Menyeluruh Terhadap Pengelolaan APBD

Fraksi PAN DPRD Sumut Pertanyakan Dana Bansos 2025 Yang Belum Dibayar

Fraksi PAN DPRD Sumut Pertanyakan Dana Bansos 2025 Yang Belum Dibayar

Komisi D DPRD Sumut Tegas Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Pajak Kalasan Group

Komisi D DPRD Sumut Tegas Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Pajak Kalasan Group

Komentar
Berita Terbaru