Belasan Rumah di Pangkalanbrandan Langkat Ludes Terbakar
Kitakini.news - Sebanyak 19 Unit rumah warga di pemukiman padat penduduk tepatnya di jalan Irian Barat gang Buntu dan gang Merpati Lingkungan IV Kartini, Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, luluh lantak dilalap si jago merah, pada Kamis (20/3/2025) sekira pukul 17.30 WIB.
Baca Juga:
Camat Babalan Restra Yudha menyebutkan sejumlah saksi mata pada hari Kamis tanggal 20 Maret 2025 sekira pukul 17.30 WIB. Melihat kejadian kebakaran itu, warga bernama Musfi Pradifta dan kawan-kawan langsung mendobrak rumah korban untuk memadamkan api tersebut namun api sudah menjalar ke rumah warga lainnya.
"Pemilik rumah atas nama Fitriwati (43) tidak berada di rumahnya menurut keterangan dari warga sumber api di duga dari rumah Fitriwati. Kemudian Musfi Pradifta memanggil warga untuk meminta tolong agar memadamkan api tersebut namun api semakin membesar dan tak terkendali," ujar Restra.
Kemudian Camat Babalan Restra Yudha menghubungi tim pemadam kebakaran dari PT Pertamina, Pertagas, Pertamina Pangkalan Susu, Pemadam Kebakaran Sei Lepan dan Pemadam Kebakaran Tanjung Pura. Tidak berselang lama tim pemadam kebakaran turun bersama warga ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api tersebut.
Selanjutnya api dapat di padamkan sekitar pukul 19.45 WIB. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran tersebut, namun para korban mengalami kerugian materi lebih dari Rp1 Milyar.
Sementara itu kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat, Taufik Rieza sudah berada di Pangkalan Brandan untuk melihat langsung kondisi korban kebakaran dan membawa buffer stok berupa kasur lipat 20 lembar, family kit 20 paket, makanan siap saji 100 paket, terpal gulung 20 lembar, selimut 20 lembar, sandang anak 20 paket dan makanan anak 40 paket. Kemudian beras 200 kg, telur 20 papan dan mie instan 20 dus.
"Perintah bapak Bupati Langkat malam ini juga segera kirimkan bantuan, ya kita sahuti malam ini juga dengan membawa buffer stok yang ada, ini saya bersama TKSK Babalan bapak Ismail meninjau lokasi kebakaran," kata Kadis Sosial.
Bantuan sembako dan tenda juga datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat yang diantar langsung oleh Kalakhar BPBD Kabupaten Langkat Muhammad Ansyari ke lokasi. "Kami langsung ke lokasi membawa sembako dan tenda untuk warga korban beristirahat," kata Ansyari.
Data korban kebakaran di Pangkalan Brandan. Fitriwati (43), Mardianto (60), Rahmad Ginting (55), Juliani (47), Bone (59), Ilyas AR (73), Rahmat Tanjung (55), Mahliyan (75), Rizaldi Syahputra (43), Baharuddin (77). Selanjutnya Dodi Sahputra (42), Irna Soraya (37), Syafril (63), Joko Sahrial (48), Fatimah (74), Heri (58), Nurhayati (60), M Aswin (50) dan Khairul Amin (38).
Bangunan Liar Hambat Akses Damkar Saat Kebakaran 'Pajak Parluasan' Siantar Utara
Kebakaran Kapal Bertambah, Hanguskan Tujuh Unit Kapal Nelayan
Kobaran Api Kebakaran Pabrik Mainan dan Plastik di Medan Menyambar ke Belasan Rumah
Arus Pendek Listrik, Empat Unit Kapal Nelayan Ludes Terbakar
Wali Kota Siantar Tinjau Kebakaran Pajak Parluasan yang Hanguskan Ratusan Kios Pedagang
Api Lahap Ratusan Kios di Pasar Dwikora Pematangsiantar, Tidak Ada Korban Jiwa
Prancis Melaju ke Perempat, Penalti VAR Akhiri Perlawanan Gigih Paraguay
Perjalanan Sensasional Maroko di Piala Dunia 2026: Tahan Brasil, Kini Gilas Kanada Menuju Delapan Besar
Maroko Hentikan Langkah Kanada 3-0, Jadi Tim Pertama Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi
Kanada vs Maroko Buka Pertarungan 16 Besar Piala Dunia 2026, Sejumlah Big Match Menanti
Maroko dan Mesir Jaga Asa Afrika di Piala Dunia 2026, Dua Singa Terakhir Menuju Babak 16 Besar
Habiskan Dana Luar Biasa untuk Kucing, Dewi Gita: Kita Nggak Bisa Negosiasi