Abdul Rahim Soroti Pengelolaan Hutan dan Program Rp33,3 Miliar
Kitakini.news -Pentingnya optimalisasi pengelolaan kawasan dan hasil hutan yang baik, menjadi kunci upaya mitigasj bencana, khususnya banjir yanb kerap melanda Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:
"Kita harapkan kinerja pengelolaan hutan yang sudah baik ini dapat terus ditingkatkan. Karena ketika kita bicara soal banjir, ujung-ujungnya kita bicara soal hutan," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Abdul Rahim Siregar dalam rapat bersama Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Sumut di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (10/4/2025).
Tak hanya itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyoroti alokasi dana program pengelolaan hutan sebesar Rp33,3 Miliar, termasuk pengadaan bibit MPTS sebanyak 419 ribu batang serta program diklat dan penyuluhan.
Abdul Rahim mempertanyakan mengapa pengadaan bibit terpisah dalam beberapa program dan meminta klarifikasi tujuan serta efektivitasnya.
Selain itu, Wakil Rakyat yang akrab disapa ARS ini juga menyingung pentingnya percepatan perhutanan sosial, terutama untuk memanfaatkan lahan-lahan hutan yang belum terkelola.
"Banyak masyarakat ingin memanfaatkan lahan kosong, tapi terhambat akses. Kita siap mengawal program perhutanan sosial agar lebih menyentuh masyarakat," tegasnya.
Ia juga menyinggung luasnya wilayah eksplorasi tambang emas di kawasan hutan, seperti di Batang Toru dan Mandailing Natal, yang perlu ditinjau ulang dari sisi kompensasi lahan dan kebijakan kehutanan. (**)
UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional
Serahkan Ranperda P-APBD 2026, Pemprovsu Fokus Infrastruktur dan Pemulihan Pasca bencana
Ratusan Rumah di Kecamatan Medan Maimun Terendam Banjir
Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan
HUT ke-28 PAN, Yahdi Khoir Apresiasi Perhatian Gubsu Terhadap Perbaikan Infrastruktur di Batubara