Kamis, 27 Agustus 2026

Seluas 6,8 Hektar Disiapkan Bangun Sekolah Rakyat di Deliserdang

Azzaren - Selasa, 15 April 2025 21:44 WIB
Seluas 6,8 Hektar Disiapkan Bangun Sekolah Rakyat di Deliserdang
Teks foto : Lahan seluas 6,8 hektar lahan eks PTPN II Kebun Tandam Hilir I telah disiapkan pemerintah untuk membangun sekolah rakyat. (Bayu)

Kitakini.news - Lahan seluas 6,8 hektar lahan eks PTPN II Kebun Tandam Hilir I telah disiapkan pemerintah untuk membangun sekolah rakyat di Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga:

Adapun anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah untuk membangun sekolah rakyat disini berjumlah hampir Rp200 miliar.

Kades Tandem Hilir I menyebutkan dengan dana sebesar itu nantinya tempat ini akan dibangun beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti gedung sekolah, rumah para guru dan infrastruktur jalan serta drainase.

Semula lahan yang disediakan untuk pembangunan sekolah rakyat, menurut Herianto ada seluas 2,8 hektar yang sudah bersertifikat. Kemudian ditambah 4 hektar lagi yang kini juga sudah diproses untuk disertifikatkan.

"Jadi totalnya ada seluas 6,8 hektar lahan disini yang akan dijadikan lokasi untuk membangun sekolah rakyat," ujarnya, Minggu (13/4/2025).

Kata Herianto, rencana pembangunan sekolah rakyat di lokasi ini merupakan usulan dari Pemkab Deliserdang dengan tujuan untuk mencerdaskan anak bangsa sebagaimana yang telah diprogramkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Namun saat ditanya berapa jumlah unit sekolah yang akan dibangun, Herianto mengaku belum mengetahui pastinya ada berapa.

"Namun lokasi ini sudah beberapa kali ditinjau oleh pejabat Kementerian Sosial RI dan mereka mengatakan lahan ini sudah cocok untuk dibangun sekolah rakyat," sebutnya.

Sepengetahuan Herianto untuk sekolah rakyat yang akan dibangun disini melingkupi mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Dimana nantinya murid yang bersekolah disini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

"Setau saya rencananya tahun depan akan sudah dimulai pembangunannya. Dan untuk di Sumatera Utara sendiri sudah ada dua sekolah rakyat yang sedang masih dibangun yaitu di Tebing Tinggi dan Asahan," katanya.

Herianto juga mengatakan batalnya kedatangan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono untuk meninjau lokasi sekolah rakyat di Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, pada Jumat lalu dikarenakan padatnya agenda kerja Wamensos di Sumatera Utara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemko Medan Kawal Program Presiden Prabowo di Sekolah Rakyat untuk Putus Rantai Kemiskinan

Pemko Medan Kawal Program Presiden Prabowo di Sekolah Rakyat untuk Putus Rantai Kemiskinan

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

Wakil Wali Kota Medan Desak Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 28%, Target Rampung Juni 2026!

Wakil Wali Kota Medan Desak Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 28%, Target Rampung Juni 2026!

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumut, Subandi: Jalan Baru Anak Miskin Meraih Masa Depan

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumut, Subandi: Jalan Baru Anak Miskin Meraih Masa Depan

Ahmad Darwis: Penerimaan Calon Siswa Sekolah Rakyat Harus Diawasi Ketat

Ahmad Darwis: Penerimaan Calon Siswa Sekolah Rakyat Harus Diawasi Ketat

Berantas Kemiskinan, Pemprovsu Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Berantas Kemiskinan, Pemprovsu Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Komentar
Berita Terbaru