Korban Tewas Kapal Tenggelam di Selat Bali Bertambah, WN Malaysia Hilang
Ini setelah satu jenazah lagi korban insiden kapal yang tenggelam di pesisir Pantai Cupel, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, ditemukan.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Kamis (3/7/2025), jenazah yang dimaksud adalah balita berusia 3 tahun, ditemukan pada Kamis sekitar pukul 16.00 Wita.
Jenazah langsung dievakuasi ke RSU Negara untuk proses identifikasi lebih lanjut.
"Benar, ada penambahan satu lagi korban anak-anak," ungkap Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati.
Beberapa korban yang telah teridentifikasi di antaranya Anang Suryono, Eko Sastriyo, Elok Rumantini, dan Cahyani. Sementara itu, dua jenazah lainnya, termasuk balita yang baru ditemukan, masih dalam proses identifikasi.
Dengan penemuan ini, total sudah enam jenazah yang dievakuasi ke ruang jenazah RSU Negara pada hari yang sama.
Rinciannya, dua jenazah berjenis kelamin laki-laki, satu di antaranya balita, dan tiga lainnya perempuan.
Di sisi lain salah seorang warga negara Malaysia hilang, diduga menjadi korban tenggelamnya kapal Tunu Pratama Jaya yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Gilimanuk, Bali.
WNA tersebut bernama Fauzi bin Awang (50) yang merupakan suami dari Yatini (60), warga Banyuwangi.
"Sejak menikah dengan Ibu Yatini, beliau sering pulang pergi Malaysia-Banyuwangi setiap 3 bulan sekali. Beliau dijadwalkan terbang ke Malaysia jam 12 siang hari ini dan kemarin malam jam 8 berangkat ke Bali menggunakan travel," jelas Arnita, keluarga dekat Yatini,.
Arnita mengatakan, berdasarkan daftar manifes, Fauzi tidak masuk daftar tersebut. Namun, dari daftar kendaraan travel, tercatat nopol DK-7994-AC yang ditumpangi Fauzi ada di dalam kapal tersebut.
"Istri beliau tidak tahu Pak Fauzi naik kapal apa, tapi sampai sekarang nomornya tidak bisa dihubungi," tegas Nita.
Hingga saat ini, Yatini dan Arnita masih menunggu kejelasan kabar nasib Fauzi, pasalnya dalam daftar korban tak ada nama Fauzi dan tidak ada satu pun nomor telepon yang bisa ia konfirmasi, termasuk sopir dari travel yang ditumpangi Fauzi.
Dorong Efisiensi Logistik, Pemprovsu Perkuat Konektivitas Kuala Tanjung–Penang Port
Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta
Korban Gempa Terus Bertambah, Pemerintah Venezuela Catat 589 Orang Tewas
Kebakaran Kapal Bertambah, Hanguskan Tujuh Unit Kapal Nelayan
Tim Jalur Polda Riau Salurkan Bantuan ke Pulau Terpencil