Wali Kota Medan Dorong Sinergi Keamanan Modern
Kitakini.news - Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera (Kosek) Hanudnas I semakin membuka diri kepada masyarakat Medan, dengan mengubah markasnya menjadi ruang olahraga dan mendukung pengembangan UMKM.
Baca Juga:
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Dalam audiensi yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (17/11/2025), Asisten Operasi Kosek I, Letkol. Pnb. Setyo Budi Pulungan, memimpin delegasi Pangkosek Hanudnas I. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas penguatan keamanan wilayah, tetapi juga inisiatif Kosek untuk lebih terintegrasi dengan masyarakat.
"Kawasan markas yang dulu terbatas kini menjadi tempat olahraga warga setiap sore, mulai dari tenis, panahan, hingga sepak bola," kata Setyo, menjelaskan transformasi tersebut sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan.
Setyo juga mengungkapkan komitmen Kosek dalam mendukung sektor UMKM lokal. Setiap Minggu pagi, area khusus disediakan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di kawasan Car Free Day.
"Kami sangat terbuka untuk kerja sama. Bahkan, pelatihan damkar yang telah kami lakukan mendapat apresiasi dari Panglima," tambahnya, menunjukkan dedikasi TNI dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan.
Wali Kota Rico Waas, yang didampingi Kasat Pol PP Muhammad Yunus dan Plt. Kadis Damkarmat Wandro Abadi Agnellus Malau, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemko Medan sebagai ibu kota provinsi siap bersinergi untuk menjaga keamanan kota.
"Menjaga Medan bukan tugas satu lembaga, tetapi kerja bersama lintas institusi," ujar Rico, menyoroti peran strategis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam kolaborasi ini.
Rico juga menekankan pentingnya pembinaan kedisiplinan personel, dengan mengambil inspirasi dari jiwa korsa TNI. Ia berharap sinergi ini menghasilkan pelayanan publik yang lebih humanis, terutama dalam menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin terbuka terhadap informasi.
"Pendekatan persuasif diperlukan, baik dalam penertiban PKL maupun pelaksanaan peraturan daerah," katanya.
Lebih lanjut, Rico menyoroti ancaman keamanan modern seperti serangan siber dan penggunaan pesawat tanpa awak (drone). Ia mendorong kegiatan bersama seperti olahraga, edukasi, dan latihan teknis untuk meningkatkan pemahaman publik tentang peran instansi dalam menjaga wilayah.
"Masyarakat perlu memahami bagaimana kita menghadapi berbagai potensi ancaman ini," pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat, di mana TNI tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra aktif dalam pembangunan masyarakat Medan.
AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan
Rakernas XVIII APEKSI Diproyeksikan Putar Ekonomi Kota Medan hingga Rp72,3 Miliar
HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik
Sambut HUT Kota Medan ke- 436, Rico Waas Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Ajak Generasi Muda Maknai Perjuangan Masa Lalu
Rico Waas Berdialog di Tengah Hujan Bersama Peserta Youth City Changers, Ajak Pemuda Jadi Agen Perubahan