Kamis, 09 Juli 2026

Korban Tercatat 47 Meninggal dan Ribuan Orang Mengungsi di Kota Sibolga

Efendi Jambak - Senin, 01 Desember 2025 00:29 WIB
Korban Tercatat 47 Meninggal dan Ribuan Orang Mengungsi di Kota Sibolga
(Istimewa)
Pasca banjir bandang dan longsor, trlihat potongan kayu gelondongan di salah satu daerah di Kota Sibolga.

Kitakini.news -Walikota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik telah mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mempercepat penanganan darurat akibat bencana banjir dan longsor yang menerjang Kota tersebut.

Baca Juga:

Hal ini dilakukan Walikota Sibolga dari Desa Parsikaman, Kabupaten Tapanuli Utara.

Seperti diketahui, curah hujan yang tinggi telah menyebabkan kerusakan serius di sejumlah titik di Kecamatan Sibolga Utara, Sibolga Kota, Sibolga Sambas, dan Sibolga Selatan, dengan laporan sementara yang mencatat puluhan rumah rusak, serta korban jiwa yang terus bertambah.

Bencana alam ini telah menyebabkan 47 orang meninggal dunia, sementara 45 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 12 orang masih dinyatakan hilang.

BPBD melaporkan bahwa ribuan warga terdampak dan saat ini mengungsi di berbagai titik yang tersebar di empat kecamatan tersebut.

Hingga kini, tercatat 4.456 warga mengungsi, dengan rincian yakni,

Kecamatan Sibolga Utara: 1.884 orang di 13 titik pengungsian.

Kecamatan Sibolga Kota: 340 orang di 8 titik pengungsian.

Kecamatan Sibolga Sambas: 190 orang di 4 titik pengungsian.

Kecamatan Sibolga Selatan: 2.042 orang di 11 titik pengungsian.

Sukri mengungkapkan pemerintah daerah telah mengerahkan empat unit excavator untuk membersihkan material longsoran yang menghalangi akses jalan utama menuju beberapa kawasan terdampak.

"Kami fokus pada pembukaan jalur darurat, terutama yang menghubungkan Kota Sibolga dengan daerah lain agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar," ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Selain itu, Pemko Sibolga juga telah mengoperasikan dapur umum di Gedung Nasional Kota Sibolga untuk memastikan kebutuhan pangan para korban bencana tetap tercukupi.

BPBD bersama TNI-Polri, terus memperkuat koordinasi untuk memastikan distribusi bantuan kemanusiaan tetap berjalan meskipun kondisi infrastruktur yang rusak parah.

Masih kata Sukri bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam upaya penanggulangan bencana ini.

"Seluruh sumber daya daerah kita kerahkan untuk membantu korban dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, termasuk penanganan medis dan pemulihan pasca-bencana," tegasnya.

Pemko Sibolga juga terus berupaya maksimal dalam mitigasi bencana dan layanan kemanusiaan untuk mengurangi dampak yang lebih luas. Diharapkan upaya ini dapat meringankan penderitaan warga dan segera memulihkan kondisi normal di daerah yang terdampak. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polsek Pandan Amankan Dua Pria Lakukan Percobaan Pencurian Kabel Telkom

Polsek Pandan Amankan Dua Pria Lakukan Percobaan Pencurian Kabel Telkom

Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali

Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali

Polres Tapteng Sikat Dua Pengedar Sabu di Sorkam Barat

Polres Tapteng Sikat Dua Pengedar Sabu di Sorkam Barat

Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora

Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora

Ajukan Perlawanan, PH: Dakwaan JPU ke Mantan Kadis PMD Samosir Cacat Hukum

Ajukan Perlawanan, PH: Dakwaan JPU ke Mantan Kadis PMD Samosir Cacat Hukum

Bawa 7 Paket Sabu di Pinggir Jalan, Pemuda di Tapteng Ditangkap Polisi

Bawa 7 Paket Sabu di Pinggir Jalan, Pemuda di Tapteng Ditangkap Polisi

Komentar
Berita Terbaru