Ketum AMPG: Penanganan Bencana Sumatera Butuh Semangat Gotong Rotong, Jangan Saling Menyalahkan
Kitakini.news - Penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan semangat gotong royong, bukan saling menyalahkan. Sehingga, proses pengembalian keadaan seperti semula bisa cepat terselesaikan.
Baca Juga:
"Yang harus dikuatkan hari ini adalah semangat gotong royong, bersama sama bekerja untuk kemanusiaan dan pemulihan keadaan. Janganlah kita saling menyalahkan, karena tak bermanfaat dan tak mempercepat proses penyelesaian keadaan," ujar Ketua Umum PP AMPG Angkatan Muda Partai Golkar Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM, kepada wartawan disela-sela pemberian bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Jumat (26/12/2025).
Said Aldi mengungkapkan, bahwa selama 23 hari turun langsung memberikan bantuan sekaligus melihat situasi dan kondisi di beberapa lokasi terdampak bencana Sumatera, memang membutuhkan kesabaran dan proses.
"Dan kami melihat upaya pemerintah sudah maksimal. TNI/Polri, Basarnas, relawan, hingga dukungan helikopter, pesawat Hercules, serta alat-alat berat telah dikerahkan untuk pengiriman bantuan, evakuasi, hingga pemulihan akses vital seperti jalan dan jembatan," ujar Said Aldi yang juga Ketua Umum DMDI Indonesia.
Tak hanya itu, Said Aldi juga mengajak seluruh pihak untuk tetap bersabar menghadapi dampak bencana. Karena proses pemulihan membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara instan.
"Semua ada proses, tidak bisa ujuk-ujuk. Yang terpenting saat ini adalah terus membantu masyarakat terdampak," katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memulihkan aliran listrik, air bersih, serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah terdampak.
Selain itu, ada rencana pembangunan kembali fasilitas umum serta rumah warga yang rusak parah akibat terjangan banjir dan longsor.
"Kita doakan agar upaya pemerintah mengembalikan keadaan seperti semula dapat berjalan baik dan sesuai harapan. Janganlah kita saling menyalahkan, karena bencana ini adalah musibah dan semua melalui proses," imbuh Presiden Pemuda Masjid Dunia ini.
Lebih lanjut Said Aldi menyebutkan, bahwa PP AMPG,DMDI Indonesia bersama Artha Graha Peduli, Sirup Kurnia, Pemuda Masjid Dunia, serta sampai hari ini masih menyalurkan bantuan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan meliputi bahan makanan, kelambu, tikar, karpet, bantal, kompor gas, serta kebutuhan bayi, perempuan, dan anak-anak. Tim juga membawa peralatan untuk membersihkan rumah ibadah dari lumpur sisa banjir.
"Bantuan yang disalurkan ditujukan untuk membantu warga bertahan di tengah kondisi darurat dan mempercepat pemulihan pasca bencana," tegasnya.
Said Aldi memastikan bantuan disalurkan langsung kepada warga terdampak dengan melibatkan relawan, TNI/Polri, dan masyarakat setempat.
"Kami menurunkan tim relawan agar bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan," tuturnya.
Ia berharap kehadiran DMDI Indonesia bersama mitra kemanusiaan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.
Said menyebut beberapa hari ini tim tanggap bencana PP AMPG, DMDI, Artha Graha peduli telah mengirimkan eskapator, Dump Truk untuk membersihkan lumpur dan sampah dan akan terus berada di lokasi bencana serta memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, terutama pada masa tanggap darurat
"Ini juga arahan dari Ketum DPP Partai Golkar H.Bahlil Lahadalia yang terus menerus memberikan semangat kepada team relawan di lokasi Bencana. (**)
Jerhemy Owen Mau Hutankan Lagi Bekas Lahan Sawit Ilegal di Aceh
Pansus Aset DPRD Sumut Minta Bobby Nasution dan Pj Sekda Tunda Lelang Aset Daerah 2026
Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai
Festival Piala Presiden, Ricky Anthony Dukung PS Langkat U-10 Harumkan Nama Sumut
Penertiban Pertambangan Ilegal Jangan Hanya di Madina, Pemprovsu Harus Sisir Daerah Lain