Komisi D DPRD Sumut: Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan Panik
Kitakini.news - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah ini masih aman, demikian juga dengan pendistribusian. Masyarakat tak perlu cemas dan ragu sehingga harus mengantri panjang untuk mengisi penuh tangki kendaraannya.
Baca Juga:
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Timbul Hamonangan Sibarani SH MH didampingi Anggota Komisi D Viktor Silaen SE MM kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (11/3/2026).
"Jangan panik, stok BBM kita masih cukup bahkan untuk beberapa bulan ke depan," imbuh Timbul Sibarani.
Timbul Sibarani juga menjelaskan, bahwa sebelumnya, Komisi D DPRD Sumut melakukan rapat dengan Pertamina yang juga dihadiri PT PLN itu menyikapi situasi akhir-akhir ini ada kekhawatiran masyarakat, bahkan sempat terjadi kepanikan terkait dengan ketersediaan BBM dan LPG, sehingga terjadi antrian yang mengular untuk memperoleh bahan bakar tersebut.
Karenanya dewan mengundang Pertamina unruk memastikan ketersediaan BBM dan LPG di daerah ini dan dalam pertemuan tadi sudah diberi penjelasan oleh pihak Pertamina bahwa stok aman
"Demikian juga dengan kesiapan PLN sekaitan dengan pelayanan penerangan listrik, terutama menjelang hari raya Lebaran, Nyepi dan Ceng Beng," beber Timbul.
Hal senada disampaikan Viktor Silaen yang menyatakan, dalam pertemuan dipastikan bahwa ketersediaan listrik untuk masyarakat aman, tidak ada pemadaman listrik.
Apalagi, tambah Viktor, dalam pertemuan juga terungkap pembangkit listrik hanya sekitar 15 persen menggunakan BBM, selebihnya memanfaatkan Batubara, Mikrohidro, panas bumi dan energi terbarukan lainnya.
"Listrik aman masyarakat tak perlu khawatir dan resah, semua sudah dipersiapkan pemerintah dalam hal ini pihak Pertamina dan PT PLN," ujar Viktor.
Makanya, sebut Timbul Sibarani, soal BBM masyarakat tak perlu "panic buying" karena akan merugikan diri sendiri dengan mengantri lama padahal ketersediaan banyak.
Demikian juga tindakan mengadakan stok BBM di rumah yang nantinya pasti ada losis akibat penguapan.
"Kepanikan justru bisa dimanfaatkan oleh segelintir oknum tidak bertanggung-jawab," pungkas Timbul Sibarani. (**)
Abdul Rahim Desak Pemprovsu Benahi Tata Kelola Keuangan
Apresiasi Pembangunan Jalan Sipiongot, Aswin Parinduri Ingatkan Pentingnya Kualitas
Muscan PDI Perjuangan Sergai, Sutarto Minta Kader Bekerja dan Hadir Untuk Rakyat
Pemilik Akun Medsos Mc Penyebar Hoaks Wakil Ketua DPRD Sumut Dilaporkan ke Polda
Sumut Marak Narkoba, Zeira: Jangan Biarkan Warga Bertaruh Nyawa Karena Negara Absen