Burangir Dukung Penerapan PP Tunas Nomor 17 Tahun 2025
Kitakini.news -Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan BURANGIR mendukung penuh penerapan Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025 yang resmi diberlakukan hari ini.
Baca Juga:
BURANGIR menilai, regulasi ini menjadi langkah tegas negara dalam merespons darurat paparan digital pada anak.
PP TUNAS mengatur pembatasan akses anak terhadap platform digital berisiko tinggi, seperti Facebook, Instagram, Threads, TikTok, YouTube, Roblox, X, dan Bigo Live. Pemerintah juga menegaskan akan menindak platform yang tidak patuh terhadap aturan di Indonesia.
Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan: 51,19 persen anak usia 5–6 tahun dan 33,80 persen anak usia 1–4 tahun telah mengakses platform digital tanpa pengawasan memadai.
Kondisi ini membuka ruang besar bagi anak menjadi korban kecanduan, pornografi, perundungan daring, hingga penipuan digital.
Burangir juga menilai, tanpa intervensi tegas, ruang digital telah berubah menjadi ruang berisiko bagi anak.
"PP TUNAS adalah bentuk kehadiran negara untuk melindungi anak dari paparan yang merusak," tegas Sekretaris Lembaga Burangir, Juli H Zega di Kota Padang Sidimpuan, Sabtu (28/3/2026).
Melalui kebijakan ini, platform digital diwajibkan menerapkan pembatasan usia dan sistem perlindungan anak. Namun, burangir mengingatkan bahwa regulasi saja tidak cukup.
Peran orang tua menjadi kunci utama. Pengawasan langsung, pembatasan penggunaan gawai, serta edukasi literasi digital harus dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga.
Burangir juga mendorong pemerintah daerah untuk tidak menunggu, melainkan segera melakukan sosialisasi masif hingga ke tingkat komunitas dan keluarga, agar implementasi PP TUNAS tidak berhenti di atas kertas.
"Ini bukan sekadar aturan, ini soal masa depan anak-anak kita. Jangan tunggu dampak buruknya makin luas," tandasnya. (**)
Kasus Penganiayaan Dua Bocah di Dairi Terungkap, Bibi Kandung Diamankan Polisi
DPRD Sumut Desak Kasus Kekerasan Dua Bocah di Dairi Diusut Tuntas, Orang Tua dan Pihak Lain Diminta Diperiksa
Kurangi Aktivitas di Dunia Hiburan demi Anak, Aura Kasih Pilih Urusi Bisnis
Hamil di Usia 43 Tahun, Audy Alami Keguguran
Gisel Ogah Jadi Orang Tua Kaku, Pilih Jadi Bestie Gempi