Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik, Pemprovsu Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
Kitakininews.co.id - Layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Nias Utara terus menunjukkan peningkatan seiring komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengoptimalkan kapasitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tafaeri sejak mulai beroperasi pada 2019. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan fasilitas, penambahan tenaga medis, hingga penguatan kapasitas pelayanan rumah sakit.
Baca Juga:
Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Surya meninjau langsung RSUD Tafaeri di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Selasa (21/7/2026), untuk memastikan peningkatan fasilitas dan penambahan tenaga medis berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Surya melihat berbagai ruang pelayanan hingga ruang rawat inap. RSUD Tafaeri mengalami peningkatan fasilitas setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan membangun gedung baru guna menambah kapasitas layanan. Sementara itu, Pemprovsu turut mendukung penyediaan dokter spesialis melalui kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).
"Kalau fasilitas sudah bagus, berarti dokternya harus disiapkan. Pak Gubernur ingin semua daerah di Nias tidak ada lagi yang tertinggal. Terutama Nias Utara ini," ujar Surya dalam agenda berkantor di Pulau Nias.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan salah satu tolok ukur kemajuan daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas RSUD Tafaeri menjadi salah satu prioritas Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam pemerataan pembangunan di Kepulauan Nias.
Sementara Direktur RSUD Tafaeri Wariswan Lahagu mengapresiasi dukungan Pemprovsu yang dinilai berperan besar dalam meningkatkan kapasitas rumah sakit tersebut.
Ia menjelaskan, sejak mulai beroperasi pada 2019, fasilitas kesehatan itu masih setara dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Pada 2024, RSUD Tafaeri meningkat menjadi rumah sakit tipe D. Kini, dengan kapasitas 50 tempat tidur, didukung tujuh dokter spesialis, satu dokter gigi, tujuh dokter umum, serta hampir 200 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya, rumah sakit tersebut dinilai telah memenuhi syarat menjadi rumah sakit tipe C.
"Mungkin kalau tidak ada bantuan dari provinsi untuk penyediaan dokter spesialis, mungkin sampai saat ini kami RSUD tetap kesulitan. Makanya kami sangat berterimakasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang sudah memperhatikan Nias Utara," beber Wariswan.
Sementara itu, Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega mengatakan wilayahnya memiliki luas sekitar 1.200 Kilometer persegi dengan kondisi geografis yang didominasi dataran tinggi dan medan yang cukup berat. Karena itu, dukungan sumber daya manusia dan sarana penunjang pelayanan kesehatan masih sangat dibutuhkan.
"Kami juga berharap kalau bisa kita mendapat bantuan berupa mobil jenazah. Mengingat selama ini kita hanya pakai mobil pengangkut pasien. Tetapi kami sangat berbahagia, karena perhatian Pemprov Sumut kepada Nias Utara sangat besar. Untuk membuat kabupaten ini tidak lagi masuk kategori tertinggal," tandasnya.
Menutup kunjungannya, Surya berpesan kepada jajaran RSUD Tafaeri dan Pemkab Nias Utara agar senantiasa menjaga integritas.
Menurutnya, integritas pimpinan akan menjadi teladan bagi seluruh jajaran sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kepercayaan publik terus meningkat. (**)
Berkantor di Pulau Nias, Bobby Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Berkantor di Pulau Nias, Bobby Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Motivasi Anak-anak Asrama di Gunung Sitoli, Wagubsu: Berbuat Baiklah dan Raih Cita-cita
Ricky Anthony Boyong OPD Tinjau Jalan Provinsi di Pangkalan Susu
Gangguan Kesehatan Ini Bikin Sering Kentut, Segera Periksa!