Harga Daging Ayam Melonjak Hingga Rp50 Ribu, Rudi Alfahri Desak Pemprovsu Intervensi Pasar
Kitakininews.co.id - Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk segera mengambil langkah konkret guna mengendalikan lonjakan harga daging ayam potong di pasaran.
Baca Juga:
Saat ini, lanjut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, harga daging ayam di tingkat pengecer wilayah Medan, Deli Serdang, hingga berbagai daerah di Sumatera Utara melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp48.000 sampai Rp50.000 per Kilogram.
"Kenaikan harga yang sangat signifikan tersebut dinilai telah berada di luar batas wajar dan memicu keluhan meluas dari masyarakat konsumen," ujar Rudi kepada wartawan melalui sambungan telepon, Senin (31/8/2026).
Rudi menjelaskan, krisis harga ini dipicu oleh persoalan kelangkaan pasokan (ketersediaan barang yang berkurang) di tengah tingginya permintaan pasar.
Guna mengantisipasi lonjakan yang semakin membebani ekonomi warga, Pemprovsu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan diminta segera mengalihkan alokasi program bantuan dari sektor ternak kaki empat ke sektor budidaya unggas.
Langkah pengalihan ke sektor unggas dinilai paling realistis dan efektif karena memiliki siklus produksi yang sangat cepat, di mana peternak sudah bisa memanen daging maupun telur dalam kurun waktu dua bulan.
Pemerintah provinsi juga didorong untuk berkoordinasi aktif dengan dinas di tingkat kabupaten dan kota guna mendata kelompok peternak lokal yang siap dibina dan diberikan stimulus bantuan.
Bantuan yang diberikan diharapkan berbentuk paket Sarana Produksi Peternakan (Sapronak) secara komprehensif, mulai dari bibit ayam (Day-Old Chick/DOC), pakan berkualitas, hingga vaksin dan obat-obatan.
Selain bantuan fisik Sapronak, Pemprovsu juga diminta membantu fasilitas perbaikan kandang agar para peternak lokal kembali bergairah untuk memproduksi ayam potong.
Rudi meyakini, jika percepatan budidaya ini didukung penuh oleh pemerintah dan para pengusaha peternakan, ketercukupan pasokan ayam di Sumatera Utara dapat teratasi sepenuhnya dalam dua bulan ke depan sehingga harga kembali stabil. (**)
Aripay Tambunan: Kendalikan Inflasi dari Kandang, Dorong Sumut Jadi Sentra Ayam Petelur dan Potong
Erupsi Sinabung, Frans Dante dan Salmon Sagala Imbau Masyarakat Kabupaten Karo Tetap Waspada
Raker DPRD Sumut 2026 di Parapat, Evaluasi Kinerja dan Susun Rencana Kerja
Yahdi Khoir: Masjid Muhammadiyah Harus Tampil Etalase Terdepan Pemberdayaan Umat
Viktor Silaen: Jangan Politisasi Bantuan Bobby Untuk Korban Puting Beliung di Medan Johor