Greenpeace dan Spanduk Raksasa di Bundaran HI, Dua Tahun Prabowo Bencana Makin Parah
Kitakininews.co.id -Mengkritik pemerintah dimana rezim Prabowo-Gibran kini telah berjalan selama dua tahun sejak 2024 lalu, aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk berukuran besar di tugu Selamat Datang, kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga:
Spanduk tersebut
berisi kalimat yang mengarah pada kritikan terhadap jalannya pemerintah, sebab
dianggap tidak mampu membawa kehidupan yang baik bagi rakyat, terutama untuk
kalangan masyarakat menengah dan ke bawah.
Beberapa pesan
menohok terlihat di spanduk, diantaranya 'Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah,
Apa Kerja Pemerintah. Greenpeace'. Juga ada spanduk kecil bertuliskan 'Tangani
Krisis, Bukan Bungkam Kritik', 'Elite Berpesta Rakyat Menderita' serta berbagai
kalimat menyentil pemerintah lainnya.
Dalam videonya
Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait menyampaikan
bahwa aksi damai di bundaran HI tersebut untuk menyuarakan apa yang hari ini
menjadi keresahan banyak orang. Hampir seluruh warga merasakan betapa sulitnya
bertahan di tengah krisi iklim.
"Kita sebut saja
misalnya dampak krisi iklim dan bencana yang bertubi-tubi selama beberapa tahun
belakangan, ternyata hasil riset kami menunjukkan bahwa kondisi ini berdampak
terhadap peningkatan biaya hidup besar-besaran," ujar Jeanny dalam sebuah wawancara
dengan IDN Times.
Selain itu,
kondisi ini juga berdampak pada sulitnya akses lapangan kerja bagi warga. Dan kelompok
yang paling terdampak adalah petani dan nelayan berupa gagal tanam, gagal panen,
hasil tangkap sedikit, hingga mengurangi penghasilan sampai stok pangan. Mengingat
tuntutan bahan pangan bertambah, tetapi rantai pasok terbatas atau terganggu.
"Siapa lagi
yang paling menderita, ya kita sebagai kelompok rakyat kecil. Seperti misalnya
pekerja harian, yang terganggu penghasilannya karena cuaca yang terganggu
(buruk). Maka kami pada momentum dua tahun pemerintahan Prabowo, mendesak pemerintah
untuk tangani krisis iklim, turunkan biaya hidup," ungkapnya.
Namun petugas
kepolisian kemudian menurunkan spanduk tersebut Selasa siang setelah aksi
aktivis Greenpeace itu menjadi perbincangan dan perhatian publik.