Serunya Main Pesawat Lempar Sambil Menunggu Berbuka Puasa
Kitakini.news - Berbagai macam kegiatan yang bisa dilakukan
dalam mengisi waktu menunggu berbuka puasa. Seperti yang dilakukan oleh
komunitas pesawat lempar tenaga karet atau yang dikenal dengan Rubber Powered
Aeromodelling, Sumatera Barat.
Baca Juga:
Memanfaatkan limbah styrofoam bekas dan karet gelang,
berbagai jenis pesawat lempar ini mengudara di landasan terbang Lanud Sutan Syahrir,
Kota Padang, pada Minggu sore (2/4/2023).
Selain menggunakan styrofoam bekas sebagai body pesawat,
juga digunakan nose blok serta rangka pesawat dari kayu balsa.
Pesawat tenaga karet ini masuk kategori terbang bebas dengan
menggunakan karet sebagai motor atau tenaga untuk memutar baling-baling pesawat
agar pesawat bisa terbang. Pesawat lempar tenaga karet ini bisa mengudara
hingga lebih dari satu menit dengan ketinggian bervariasi.
Sedangkan untuk kendalinya diatur saat persiapan sebelum di
terbangkan dan saat terbang akan mengikuti setting awal penerbangan atau bisa
berubah pada saat berada di udara.
Di Indonesia sudah menjadi cabang olahraga dirgantara di
beberapa event nasional. Pada tahun 2024, Rubber Powered Aeromodelling sudah
resmi menjadi salah satu cabang yang diperlombakan di PON Aceh dan Medan.
Mulai dari pesawat model Stik white Eagle, Glider Rubber,
hingga Build Cessna Rubber yang dibuat dengan menggunakan bahan styrofoam
bekas. Tentunya peminatnya tak hanya orang dewasa, namun juga pelajar dan
anak-anak. Kegiatan ini menjadi keseruan tersendiri saat menunggu waktu berbuka
puasa.
Kontributor: Azzareen
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol