Rangkaian Perayaan Milad ke-8, Formadana Akan Gelar Penganugerahan 150 Tokoh Nalihan Natolu
Kitakini.news – Forum Masyarakat Dalihan Natolu
(Formadana) akan dan telah menggelar beberapa rangkaian kegiatan seperti Focus Group
Discussion (FGD) sebanyak 2 kali dengan tema pertama “Kontribusu Dalihan Natolu
untuk Tabagsel” dan tema kedua “Kriteria Tokoh Dalihan Natolu” yang sudah
dilakukan di Medan.
Baca Juga:
Selain itu juga dilaksanakan Pengukuhan dan
Pelantikan Pengurus Formadana Provinsi Aceh sekaligus Milad NNB Tabagsel-Aceh,
mahasiswa yang kuliah di Aceh.
“Beberapa kegiatan ini kita laksanakan dalam
rangkaian menjelang Milad ke-8 Formadana,” kata Ketua Umum DPP Formadana Abdul
Rahim Siregar kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/5/2023).
Abdul
Rahim menjelaskan, pihaknya juga telah menggelar Formadana Cup di Lapangan
Serasi II, Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan,
Jumat (12/5/2023). Adapun tujuan turnamen ini dimaksudkan untuk mencari bibit
pemain bola yang mendunia.
“Juga untuk persiapan kita agar
bangsa Indonesia yang kita cintai masuk kembali ikut bertarung di Piala Dunia
yang pernah tejadi sebelum Indonesia merdeka,” imbuhnya.
Kemudian, Anggota DPRD Sumatera
Utara ini, pihaknya juga akan menggelar Gerak Jalan Sehat Formadana awal
Agustus 2023. Dengan puncak acara penganugerahan 150 tokoh Nalihan Natolu
sekaligus peluncuran buku Kiprah 150 tokoh Dalihan Natolu.
Pembukaan Formadana Cup-1 ini
dihadiri juga oleh Raja dari Bagas Godang Muara Tais, yang juga mora di Desa
Pintu Padang, Sutan Raja Suadoon Dalimunthe, tokoh Sumatera Utara Amsal
Nasution, Pengurus PSSI Tapsel beserta kepala lingkungan juga.
Pada
kesempatan tersebut, tokoh masyarakat Amsal Nasution memberikan sambutan dengan
mendorong agar pemain semangat dan menanglah atas perjuangan sendiri.
“Harapan saya agar para pemain
menjadikan turnamen ini ajang untuk melatih kemampuan, melatih strategi tim dan
mengendalikan emosi. Kita ada yel yel ketika saya berteriak Formada Cup,
jawabannya adalah: cerdas, sportif dan Medan,” kata Abdul Rahim Siregar, yang
sering disapa ARS.
“Semoga kegiatan ini bagian dari
perhatian kami dari Formadana untuk generasi muda dalam melahirkan pemain-pemain unggul dan hebat
serta juga mewujudkan dan melestarikan adat budaya di daerah masing-masing,”
imbuh ARS, yang dikenal akrab dengan wartawan ini.
Dalam sambutan mewaliki Hatobangon
dan Harajaon bahwa Formadana Cup harus juga melahirkan kecintaan kepada
daerahnya, sehingga adat istiadat dapat dijaga dan dilestarikan hingga ke anak
cucu,” kata Sutan Raja Suadoon Dalimunthe.
Redaksi
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba
Merasa Martabat Wartawan Direndahkan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut
Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Nobar Final Piala Dunia, Satlantas Polres Nias Lakukan Rekayasa Kalukintas
Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung