Tinjau Rehabilitasi Alun-Alun, Baskami: Semakin Perindah Kota Tanjungbalai
Kitakini.news -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Baskami Ginting meninjau kegiatan rehabilitasi alun-alun Kota Tanjung Balai, Selasa (7/11/2023).
Baca Juga:
Pantauan lapangan, Baskami didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PUPR Tanjung Balai, Zivo Madresty Hutabarat, beserta jajaran.
Baskami berharap, dengan rampungnya rehabilitasi dan penataan alun-alun tersebut semakin memperindah kota Tanjung Balai.
"Keberadaan alun-alun sebagai ruang publik tentunya, akan meningkatkan perekonomian Tanjung Balai dari sisi pariwisatanya. UMKM juga akan ikut terdongkrak naik," katanya.
Baskami mengatakan, penataan alun-alun Tanjung Balai yang didanai oleh anggaran provinsi ini, juga sarat dengan unsur kebudayaannya.
"Di sini ada replika Istana Kesultanan, Prasasti kesultanan Asahan yang tentunya menjadi narasi menarik bagi pengunjung," tambahnya.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap, rampungnya penataan alun-alun kota Tanjung Balai, dapat menambah geliat perekonomian warganya.
"Ada pembangunan, ada juga event pusat kota. Dari sini pariwisata dan ekonomi ikut terdongkrak, yang berimplikasi pada PAD meningkat," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PUPR Tanjung Balai Zivo Madresty Hutabarat, megatakan program kegiatan penataan alun-alun diantaranya Replika Istana Kesultanan Asahan, Prasasti Kesultanan Asahan.
"Juga mushola, toilet, foodcourt, drainase, openstage, tugu kerang, lampu, sumur bor," jelasnya.
Zivo juga mengungkapkan, pihaknya terus menggenjot pelaksana tender agar menyelesaikan proyek tepat waktu.
"Agar warga Tanjungbalai dan masyarakat Sumut dapat menikmatinya," pungkasnya.
Prapid Dikabulkan PN Medan, Dhody Thahir Bersyukur dan Siap Kembali Bekerja Untuk Rakyat
"Dikepung" Asap Karhutla, Pemprovsu Harus Perkuat Koordinasi Lintas Daerah dan Minta Dukungan Pusat
Rudi Alfahri Desak Penanganan Permanen Banjir Besitang
Sutarto Dukung & Apresiasi Polda Sumut Gercep Berantas Narkoba
Rudi Alfahri: Intervensi Harga Pangan Jangan Sesaat