10 Korban Banjir Bandang Humbahas Belum Ditemukan, Basarnas Medan Sampaikan Duka Mendalam
Kitakini.news - Kepala Basarnas Medan, Budiono mengatakan sejak hari pertama tim gabungan pencarian dan pertolongan langsung terjun ke lokasi terdampak untuk melakukan pencarian korban hilang. Sehingga pihaknya dapat merasakan beratnya perasaan keluarga korban menerima terjadinya peristiwa banjir bandan dan longsor yang melanda, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan baru-baru ini.
Baca Juga:
"Kita merasakan duka dan kehilangan keluarga korban atas peristiwa bencana alam yang melanda Desa Simangulampe. Saat ini keluarga korban berharap diberi penghiburan untuk mampu menghadapi segala cobaan yang telah menimpa," ujar Budiono kepada wartawan melalui di Humbahas, Sabtu (16/12/2023).
Seperti diketahui, Operasi Search and Rescue (SAR) atau pencarian dan pertolongan terhadap korban banjir bandang dan longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang, secara resmi ditutup. Dari 12 korban hilang, sebanyak 2 orang korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal.
Penutupan operasi SAR digelar di Mess Pemkab Humbahas, Kecamatan Bakti Raja, Kamis (14/12/2023). Acara dihadiri keluarga korban dan seluruh tim gabungan. Sejumlah keluarga korban yang hadir terlihat diliputi rasa sedih.
Budiono menjelaskan, sampai saat ini tim gabungan sudah melakukan upaya pencarian dengan maksimal, namun dari 12 korban yang dinyatakan hilang hanya dua yang berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal.
"Seluruh potensi yang ada sudah dioptimalkan, baik itu peralatan serta kekuatan personil, namun pencarian tidak juga membuahkan hasil yang memuaskan," tuturnya.
Masih kata Budiono, pencarian korban hilang diserahkan ke Pemkab Humbahas, tim Basarnas melalui posko SAR Parapat akan tetap memantau dan berkordinasi dengan tim dari Pemkab.
Sementara itu, Asisten II Pemkab Humbahas, Jaulin Manullang menegaskan Pemkab siap melanjutkan pencarian korban hilang.
Terkait batasan waktu pencarian, Jaulin Manullang dengan tegas berkata tidak ada batas waktu, apabila ada potensi penemuan korban pencarian tetap dilakukan sampai keluarga korban ikhlas menerima kehilangan saudaranya. (**)
Tiket Tidak Laku, Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal
Pedagang Pasar Dwikora Siantar Terima Bantuan Kebakaran, Kios Pengganti Disiapkan
Sempat Terhenti, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Buka untuk Peserta JKN
Prancis Melaju ke Perempat Final, Penalti VAR Akhiri Perlawanan Gigih Paraguay
Kanada vs Maroko Buka Pertarungan 16 Besar Piala Dunia 2026, Sejumlah Big Match Menanti