Rabu, 08 Juli 2026

Pedagang Pasar Dwikora Siantar Terima Bantuan Kebakaran, Kios Pengganti Disiapkan

Tumpal Tanjung - Rabu, 08 Juli 2026 11:24 WIB
Pedagang Pasar Dwikora Siantar Terima Bantuan Kebakaran, Kios Pengganti Disiapkan
Teks foto : Pembersihan di lokasi pasca kebakaran Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan. (Tanjung)

Kitakininews.co.id - Pemko Pematangsiantar telah menyalurkan bantuan tahap pertama kepada 41 pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora, sekaligus menyiapkan 141 unit kios pengganti bagi ratusan pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat musibah yang terjadi pada 18 Juni 2026 lalu.

Baca Juga:

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), Bolmen Silalahi mengatakan bantuan dicairkan melalui rekening Bank Sumut milik para pedagang.

"Sosialisasi kepada para pedagang dan pemberian bantuan sosial sudah terlaksana tahap 1. Sedangkan tahap 2 dan tahap 3 on progress," kata Bolmen dalam keterangan resmi, Selasa (8/7/2026).

Kebakaran yang melanda Pasar Dwikora di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, itu menghanguskan 311 unit kios, dengan 276 unit di antaranya tercatat masih aktif digunakan pedagang.

Sebagai langkah tindak lanjut, PD PHJ menyiapkan 141 unit kios pengganti, terdiri dari 87 unit di kawasan Tanpomas dan 54 unit di area Pasar Dwikora. Jika jumlah tersebut belum mencukupi, tersedia tambahan 85 kios di Balairung Rajawali yang dapat dimanfaatkan sementara oleh pedagang terdampak.

Proses pembersihan lokasi juga telah berjalan sejak garis polisi (police line) dibuka pada 24 Juni 2026.

Pemko Pematangsiantar menurunkan alat berat untuk merobohkan sisa bangunan yang tidak layak, mengangkut puing-puing kebakaran, serta membangun drainase utama dan drainase tambahan di area pasar.

Selain penanganan lokasi kebakaran, Pemerintah Kecamatan bersama PD PHJ turut menata pedagang kaki lima di Jalan Mufakat dengan memasang barrier dan membersihkan selokan, guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan dapat dilalui truk maupun alat berat.

Bolmen menjelaskan, rencana pembangunan ke depan mencakup atap balairung, lantai kios, lantai jalan, serta fasilitas umum seperti drainase, instalasi listrik, jaringan air Perumda Air Minum Tirta Uli, CCTV, alat pemadam api ringan (APAR), dan penerangan.

Adapun dinding kios akan dibangun sendiri oleh masing-masing pedagang sesuai ketentuan yang ditetapkan PD PHJ. Ukuran dan letak kios dipastikan tidak mengalami perubahan dari kondisi sebelumnya.

Bolmen menambahkan, insiden ini menjadi evaluasi bagi PD PHJ untuk memperkuat mitigasi risiko kebakaran, mengingat minimnya ketersediaan APAR yang memadai saat kejadian berlangsung.

"PD PHJ akan melengkapi peralatan pemadam kebakaran serta memperbaiki sistem drainase dan struktur atap yang dinilai rawan terbakar, baik di Pasar Dwikora maupun Pasar Horas," katanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bangunan Liar Hambat Akses Damkar Saat Kebakaran 'Pajak Parluasan' Siantar Utara

Bangunan Liar Hambat Akses Damkar Saat Kebakaran 'Pajak Parluasan' Siantar Utara

Usai Dikeluhkan Warga, Jalan Berlubang di Simpang S Parman Siantar Diperbaiki

Usai Dikeluhkan Warga, Jalan Berlubang di Simpang S Parman Siantar Diperbaiki

Api Lahap Ratusan Kios di Pasar Dwikora Pematangsiantar, Tidak Ada Korban Jiwa

Api Lahap Ratusan Kios di Pasar Dwikora Pematangsiantar, Tidak Ada Korban Jiwa

Respons KPK Soal Pemko Siantar Siapkan Rp3M Bangun Gedung Yanma Polda Sumut

Respons KPK Soal Pemko Siantar Siapkan Rp3M Bangun Gedung Yanma Polda Sumut

Diduga Pengedar, Warga Lorong 9 Parluasan Siantar Diringkus Polisi

Diduga Pengedar, Warga Lorong 9 Parluasan Siantar Diringkus Polisi

Polres Bantah Pemko Pematangsiantar Klaim Sudah Sidak Takaran Minyakita

Polres Bantah Pemko Pematangsiantar Klaim Sudah Sidak Takaran Minyakita

Komentar
Berita Terbaru