Kemenangan PSMS 3-1 atas Sumsel United Modal Berharga jelang Dua Tandang Penting
PSMS langsung menunjukkan intensitas menyerang sejak menit awal. Gol cepat tercipta pada menit pertama ketika Filipe Cadenazzi memanfaatkan umpan matang untuk membawa PSMS unggul 1–0. Sumsel United mencoba merespons lewat sejumlah serangan berbahaya, tetapi pertahanan PSMS tetap solid hingga akhir babak pertama.
Baca Juga:
Memasuki babak kedua, PSMS terus menekan dan menggandakan keunggulan menjadi 2–0 lewat tendangan keras Dani Saputra dari luar kotak penalti pada menit ke-58 yang tidak mampu diantisipasi kiper lawan. Belum puas dengan dua gol, PSMS kembali menambah keunggulan melalui gol kedua Cadenazzi pada menit ke-65 setelah memanfaatkan umpan silang matang.
Sumsel United berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Diego Dall'Oca pada menit ke-78, tetapi hal itu tak cukup untuk membalikkan keadaan. Skor 3–1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, membawa PSMS memetik poin penuh di kandang sendiri.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, seusai pertandingan mengaku sangat puas dengan performa timnya.
"Alhamdulillah dan terima kasih atas penampilan spartan para pemain," katanya.
Eko menilai gol cepat di awal pertandingan memberi dampak positif terhadap permainan timnya, sekaligus membuka ruang untuk membangun serangan yang efektif sepanjang laga. Semangat juang para pemain, terutama dalam meredam serangan balik Sumsel United, menjadi kunci kemenangan.
Ia juga memuji penampilan penyerang anyar PSMS, Clayton da Silva, yang menjalani debut bersama Ayam Kinantan. Meski baru empat hari bergabung dalam sesi latihan dan belum mencetak gol, Clayton dinilai mampu menunjukkan kualitasnya di lini depan.
Sementara itu, menurut Eko, Cadenazzi terus memberikan kontribusi positif bagi PSMS melalui ketajamannya di lini serang. Sekadar informasi, dua gol yanh dicetak ke gawang Sumsel menambah koleksinya di PSMS Medan menjadi delapan gol.
Bek PSMS, Erwin Gutawa, menilai kemenangan atas Sumsel United menjadi modal penting untuk menatap dua laga tandang berikutnya menghadapi Persekat Tegal dan FC Bekasi City sekaligus menjaga asa naik ke papan atas klasemen.
"Kami tidak mau larut dalam euforia, tetapi ini menjadi modal berharga untuk partai tandang berikutnya," ujarnya saat mendampingi Eko Purdjianto dalam konferensi pers.
Di kubu lawan, pelatih Sumsel United, Nilmaizar, menilai timnya telah bekerja keras sebelum dan selama pertandingan. Ia mengakui gol cepat PSMS turut memengaruhi ritme permainan anak asuhnya sehingga gagal memetik poin.
"Kami datang dengan persiapan maksimal secara fisik, mental, dan taktikal. Laga ini seperti final bagi kami. Namun hasilnya belum berpihak kepada kami malam ini," ucapnya.
Kemenangan tersebut membuat PSMS Medan naik ke posisi empat besar dengan koleksi 29 poin, unggul satu angka atas Persiraja Banda Aceh yang pada laga lainnya berbagi poin dengan PSPS Pekanbaru (skor 1-1).
Asadula Imangazaliev Bungkam Kritik Usai Kalahkan Aslamjon Ortikov dan jadi Juara Kelas Terbang One Championship
Asadula Imangazaliev Buktikan Kelasnya, Rekor Sempurna Aslamjon Ortikov Berakhir di ONE Championship
Ninja Dagestan Asadula Ditantang Petarung Muaythai Uzbekistan Rebut Sabuk Juara
Duet Eko-Ramon Tribulietx Segera Mulai Persiapan PSMS
Duel Panas Semifinal, Garuda Muda Belum Pecahkan Kebuntuan di Babak Pertama