Terungkap! Pep Guardiola Nyaris Latih Timnas Inggris, Nasib Piala Dunia Bisa Berbeda
Kitakininews.co.id - Fakta mengejutkan terungkap setelah Timnas Inggris hanya berakhir sebagai sem finalis di Piala Dunia 2026. Pelatih legendaris asal Spanyol, Pep Guardiola, ternyata sempat memiliki kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk menjadi pelatih timnas Inggris yang berjuluk The Three Lions pada 2024.
Baca Juga:
Informasi tersebut pertama kali diungkap The Athletic dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah media Inggris, Jumat (17/7/2026). Pep disebut menjadi pilihan utama FA setelah Gareth Southgate mengundurkan diri usai Euro 2024. Namun, rencana besar itu batal terwujud karena Guardiola memutuskan memperpanjang kontraknya bersama Manchester City hingga 2027.
Keputusan Guardiola membuat FA bergerak cepat mencari alternatif. Pilihan akhirnya jatuh kepada pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, yang resmi ditunjuk sebagai pelatih Inggris pada Oktober 2024 sebelum mulai bekerja pada Januari 2025.
Kesepakatan Lisan yang Gagal Terwujud
Menurut laporan tersebut, komunikasi antara Guardiola dan petinggi FA berlangsung sangat positif. Bahkan, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan secara verbal mengenai proyek jangka panjang Timnas Inggris.
Namun menjelang pengumuman resmi, Pep Guardiola berubah pikiran untuk melatih timnas Inggris. Ia merasa masih memiliki tanggung jawab besar di Manchester City sehingga memilih bertahan di Stadion Etihad.
Saat memperpanjang kontraknya kala itu, Guardiola mengaku keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan panjang.
"Sejak awal musim saya banyak berpikir. Saya sempat merasa ini akan menjadi musim terakhir saya, tetapi berbagai situasi yang kami alami membuat saya merasa sekarang bukan waktu yang tepat untuk pergi. Saya tidak ingin mengecewakan klub," ujar Guardiola saat mengumumkan kontrak barunya.
Dalam kesempatan lain ia juga menegaskan kedekatannya dengan Manchester City.
"Manchester City sangat berarti bagi saya. Saya memiliki semua yang diinginkan seorang pelatih dan saya sangat menghargai itu," kata Guardiola.
Inggris Gagal ke Final, Nama Guardiola Kembali Mengemuka
Dua tahun berselang atau saat ini, kabar tersebut kembali mencuat setelah Inggris gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 usai kalah dramatis 1-2 dari Argentina di babak semifinal.
Seperti diketahui, kegagalan itu itu memicu kritik terhadap pendekatan taktik Thomas Tuchel, terutama setelah Inggris gagal mempertahankan keunggulan dan kebobolan dua gol di penghujung pertandingan.
Banyak pihak kemudian bertanya-tanya, bagaimana jadinya jika Guardiola menerima tawaran FA pada 2024?
Filosofi Guardiola Dinilai Cocok dengan Generasi Emas Inggris
Pep Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern. Filosofi penguasaan bola, pressing tinggi, serta kemampuan mengembangkan pemain muda dianggap sangat cocok dengan skuad Inggris yang dipenuhi talenta seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, Phil Foden, Cole Palmer hingga Declan Rice.
Selama menangani Manchester City sejak 2016, Guardiola mempersembahkan berbagai trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions, sekaligus mengubah City menjadi salah satu klub paling dominan di Eropa.
Guardiola Pernah Membuka Peluang Melatih Tim Nasional
Meski terus bertahan di level klub, Guardiola beberapa kali mengakui bahwa melatih tim nasional merupakan tantangan yang menarik baginya.
Ia bahkan pernah menegaskan tidak berniat melatih klub lain setelah meninggalkan Manchester City, tetapi membuka peluang menangani sebuah tim nasional.
"Saya tidak akan melatih klub lain. Mungkin tim nasional, itu berbeda," ujar Guardiola dalam sebuah wawancara pada akhir 2024.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat keyakinan bahwa peluang Guardiola menangani Inggris memang pernah sangat nyata.
Akankah Guardiola Datang di Masa Depan?
Setelah Guardiola akhirnya meninggalkan Manchester City sebelum kontraknya berakhir, spekulasi mengenai masa depannya kembali menghangat. Sejumlah media Inggris menyebut namanya kembali masuk dalam radar apabila FA memutuskan melakukan evaluasi terhadap posisi Thomas Tuchel.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Guardiola maupun FA terkait kemungkinan bekerja sama di masa depan.
Namun satu hal yang pasti, terungkapnya kesepakatan lisan yang gagal terealisasi membuat banyak pendukung Inggris bertanya-tanya: apakah kesempatan emas mereka untuk mengakhiri puasa gelar Piala Dunia justru telah lewat ketika Guardiola memilih tetap bertahan di Manchester City?
Sumber: The Irish Sun, ([ESPN, Talksport
Eks Bintang Korea Selatan Gabung Persija, Shin Tae-yong Tersenyum
FIFA Pilih Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Profil Lengkapnya
Resmi! Zidane Tanda Tangan Kontrak Pelatih TImnas Prancis Usai Laga Terakhir Deschamps
Terima Kunjungan Tim FCDO Inggris, Sutarto Dukung Pembangunan Ekonomi Hijau
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Simak 10 Fakta yang Bikin Tambah Ingin Nobar