Belgia Tumbang, Jurus Super Sub Zidane Berbuah Gol Kemenangan Olise
Kitakininews.co.id - Strategi pergantian pemain Zinedine Zidane kembali menjadi sorotan setelah Prancis menaklukkan Belgia dengan skor 1-0 dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027. Michael Olise yang masuk sebagai pemain pengganti tampil sebagai penentu kemenangan Les Bleus melalui gol spektakuler pada menit ke-88 di Stadion King Baudouin, Brussel, Senin (28/9/2026) atau Selasa dini hari WIB.
Baca Juga:
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan sempurna Zidane sejak menangani tim nasional Prancis. Setelah mengawali kiprahnya dengan kemenangan 1-0 atas Turki, mantan pelatih Real Madrid tersebut kembali membawa Les Bleus meraih tiga poin, meski harus menghadapi Belgia yang tampil cukup agresif di hadapan pendukung sendiri.
Menariknya, Zidane melakukan sembilan perubahan pemain dibandingkan pertandingan sebelumnya. Keputusan tersebut sempat menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih Prancis tidak diperkuat kapten sekaligus penyerang andalannya, Kylian Mbappe, yang mengalami cedera.
Namun, kedalaman skuad Prancis menjadi pembeda. Zidane tidak terburu-buru melakukan perubahan besar pada awal pertandingan. Ia baru memasukkan sejumlah pemain berpengalaman ketika pertandingan memasuki fase penentuan.
Désiré Doué sempat mengancam gawang Belgia, sedangkan Lucas Da Cunha dan sejumlah pemain debutan turut memperlihatkan kemampuan mereka. Belgia juga bukan tanpa peluang. Dodi Lukebakio dan Mika Godts beberapa kali merepotkan pertahanan Prancis.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, keputusan Zidane memasukkan Olise akhirnya membuahkan hasil.
Masuk menggantikan Bradley Barcola pada menit ke-77, pemain Bayern Munchen tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 11 menit untuk mengubah jalannya pertandingan.
Berawal dari pergerakan individu dari tengah lapangan, Olise melewati tekanan pemain Belgia sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tidak mampu dijangkau penjaga gawang Senne Lammens.
Gol tersebut membuat Zidane berlari penuh kegembiraan di pinggir lapangan. Prancis pun membawa pulang kemenangan penting dari markas Belgia.
Zidane Puji Olise: Bakat Murni yang Memahami Sepak Bola
Selepas pertandingan, Zidane mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia menilai Prancis mampu menunjukkan perkembangan, terutama dalam penguasaan bola, pressing, serta keberanian menghadapi tekanan Belgia.
"Saya sangat puas dengan apa yang dilakukan tim, bukan hanya ketika menguasai bola. Kami sangat bagus dalam berbagai aspek, terutama pressing," kata Zidane kepada TF1.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga mengakui Belgia memberikan perlawanan yang menyulitkan. Namun, keberanian para pemainnya untuk terus menekan menjadi salah satu faktor keberhasilan Prancis.
"Kami telah menerapkan beberapa hal menghadapi tim Belgia yang bagus dan juga membuat kami kesulitan. Tetapi kami bertahan, menunjukkan keberanian, dan tidak takut memasuki wilayah pertahanan lawan. Itulah yang saya sukai dan memang kami inginkan," ujarnya.
Mengenai gol penentu Olise, Zidane mengaku sudah memiliki firasat ketika melihat pemain tersebut menggiring bola menuju gawang.
"Saya mengikutinya, saya ingin mendampinginya. Ketika melihat dia mulai menggiring bola, saya berpikir: dia akan mencetak gol! Saya benar-benar terbawa suasana bersamanya," ungkap Zidane.
Ia bahkan memberikan pujian khusus kepada pemain berusia 24 tahun tersebut.
"Dia adalah talenta murni. Saya menyukai pemain seperti ini. Dia ingin memberikan kebahagiaan ketika bermain, tetapi bukan hanya itu. Dia memahami sepak bola dan tahu kapan harus menyerang serta kapan harus mengendalikan permainan," kata Zidane.
Sembilan Perubahan, Semua Pemain Punya Kesempatan
Zidane juga menyoroti kontribusi para pemain yang mendapatkan kesempatan tampil, termasuk Lucas Da Cunha yang menjalani debut bersama Prancis.
Menurutnya, kemenangan atas Belgia membuktikan bahwa seluruh anggota skuad memiliki peran penting, bukan hanya pemain utama.
"Kami melakukan sembilan perubahan. Hal yang luar biasa adalah semua pemain merasa terlibat," tegasnya.
Prancis kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027. Selanjutnya, Les Bleus akan menghadapi Italia di Stade de France, Jumat (2/10/2026). Zidane berharap anak asuhnya mempertahankan momentum positif sekaligus memanfaatkan waktu pemulihan setelah jadwal pertandingan yang padat.
Sumber: Reuters, UEFA.com, L'Équipe
Dua Kekalahan Hantam Turki, Montella Akui Masalah Mental dan Fisik
Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley
Zidane Puas Prancis Kalahkan Turki 1-0, Soroti Taktik hingga Cedera Mbappe
Prancis Era Zidane Hadapi Turki, Ujian Berat di Kocaeli
Belanda Selamatkan Debut Xavi, Gakpo Gagalkan Kemenangan Klopp