Inggris Taklukkan Republik Ceko 2-0, Tuchel Temukan Respons Positif The Three Lions
Kitakininews.co.id - Inggris akhirnya mendapatkan kemenangan pertama di UEFA Nations League 2026/2027 setelah menundukkan Republik Ceko dengan skor 2-0. Bermain di Fortuna Arena, Praha, Selasa (29/9/2026) malam waktu setempat, The Three Lions memastikan tiga poin melalui gol Anthony Gordon dan Harry Kane.
Baca Juga:
Kemenangan ini menjadi respons penting pasukan Thomas Tuchel setelah sebelumnya kalah 2-3 dari Spanyol di Wembley. Namun, perjalanan Inggris tidak sepenuhnya berjalan mudah meskipun mereka mendapatkan keuntungan jumlah pemain sejak babak pertama.
Republik Ceko harus bermain dengan 10 orang setelah Pavel Sulc menerima kartu merah pada menit ke-25. Gelandang tuan rumah tersebut diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Elliot Anderson. Keputusan itu diambil setelah wasit meninjau tayangan VAR.
Sebelum insiden tersebut, Inggris sebenarnya sudah memberikan ancaman. Morgan Rogers sempat membentur tiang gawang, sementara Harry Kane beberapa kali mendapatkan kesempatan melalui pergerakan di kotak penalti. Namun, hingga turun minum, pertahanan Ceko masih mampu mempertahankan skor tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Inggris langsung meningkatkan tekanan. Hasilnya terlihat ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Anthony Gordon berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-47 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang akurat Trent Alexander-Arnold.
Gol tersebut membuat permainan Inggris semakin berkembang. Harry Kane kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-69 setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Kapten Inggris itu kembali memperlihatkan ketajamannya sekaligus memastikan kemenangan 2-0 bagi tim tamu.
Tuchel Puji Gordon dan Alexander-Arnold
Seusai pertandingan, Thomas Tuchel memberikan perhatian khusus kepada Anthony Gordon yang kembali mencetak gol untuk Inggris.
"TIdak banyak yang bisa mengonversi itu," ujar Tuchel ketika membahas penyelesaian akhir Gordon.
Ia menilai pemain Barcelona tersebut harus melakukan pekerjaan luar biasa untuk mengarahkan bola ke tiang jauh.
"Ada banyak hal yang harus dia lakukan untuk mengarahkan bola ke tiang jauh. Itu penyelesaian yang sangat bagus, umpan bagus dan gol bagus," kata Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu juga menilai permainan Inggris mengalami peningkatan setelah turun minum.
"Di babak kedua kami menanjak. Kami membutuhkan permainan yang sedikit lebih dinamis dan lebih mendesak, dan itulah yang kami lakukan. Kami mempertahankan intensitas dan bermain sangat profesional," ucapnya.
Tuchel mengakui kartu merah membuat pertandingan menjadi situasi yang tidak biasa. Namun, ia tetap menilai kemenangan tersebut penting bagi perjalanan Inggris.
"Itu kemenangan yang pantas. Mendapat kartu merah lebih awal memang sedikit aneh, tetapi kami mendapatkan kemenangan penting dan itulah yang terpenting," tuturnya.
Tambahan tiga poin membawa Inggris kembali menjaga persaingan Grup A3. Setelah kekalahan dari Spanyol, kemenangan di Praha menjadi modal menghadapi Kroasia pada pertandingan berikutnya.
Bagi Tuchel, pekerjaan Inggris belum selesai. Konsistensi permainan dan efektivitas penyelesaian akhir tetap menjadi perhatian, terutama ketika menghadapi lawan yang bertahan rapat.
Sumber: The Guardian, England Football
Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Bersinar di Nations League
Belgia Tumbang, Jurus Super Sub Zidane Berbuah Gol Kemenangan Olise
Dua Kekalahan Hantam Turki, Montella Akui Masalah Mental dan Fisik
Mahasiswi Sastra Inggris Ditemukan Bunuh Diri, Pihak USU Bantah Adanya Perundungan
Indonesia vs Malaysia: Derby Panas Perebutan Puncak Grup FIFA ASEAN Cup