Siang ini, Pimpinan 8 Parpol Bertemu Sepakat Tolak Sistem Pemilu Tertutup
Kitakini.news
– Pimpinan 8 partai politik (Parpol) akan bertemu untuk memperkuat komitmen
menolak sistem proporsional tertutup yang sudah ditinggalkan sejak 2004 untuk
diterapkan pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga:
Delapan pimpinan Parpol tersebut bertemu siang ini di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Minggu (8/1/2023).
Kabar pertemuan pimpinan Parpol parlemen dikonfirmasi Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi seraya menerangkan bahwa Ketum PAN Zulkifli Hasan hadir dalam pertemuan siang ini.
“Betul, Bang Zul akan hadir,” ujar Viva melansir dari Inilah.com, Minggu (8/1/2023).
Sementara
Ketua Fraksi PKB, Jazuli Juwaini, membenarkan agenda pertemuan di Dharmawangsa.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan fungsionaris partai lainnya juga diagendakan
bakal hadir.
Sebelumnya, delapan fraksi di parlemen yakni Golkar, Gerindra, PKB, NasDem, Demokrat, PKS, PAN, dan PPP, telah menyatakan komitmen bersama menolak sistem proporsional tertutup. Adapun sistem pemilu tersebut tengah diuji di Mahkamah Konstitusi (MK).
Kontroversi
sistem proporsional tertutup bermula dari pernyataan Ketua KPU Hasyim Asy’ari
yang ramai diberitakan media mendukung proporsional tertutup. Namun Hasyim
mendasarkan argumennya pada proses uji materi di MK yang sidang perdana terkait
sistem pemilu bakal digelar pada 17 Januari 2023.
Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi alias Awiek menegaskan, sekalipun delapan Parpol parlemen telah menyatakan sikap menolak penerapan sistem proporsional tertutup, apapun putusan MK nantinya bakal diikuti.
Namun dia mengingatkan agar MK konsisten terhadap putusan yang dijatuhkan pada 2008 yang lalu terkait sistem pemilu yang menegaskan rakyat diberikan hak untuk memilih nama-nama caleg pada Pemilu.
Redaksi
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
PDIP Sumut Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Rapidin Simbolon Tekankan Kerja Kerakyatan
Sofyan Tan Perioritaskan Pendidikan Untuk Kalangan Kurang Mampu
Kader Muda Gerindra Kritik Iskandar ST soal Walk Out Bobby di Paripurna DPRD Sumut
Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?