Selasa, 11 Agustus 2026

Said Aldi Bahas Strategi Kaderisasi Anak Muda Bersama BMK 57 di Bandangan, Jawa Tengah

Heru - Minggu, 09 Agustus 2026 17:54 WIB
Said Aldi Bahas Strategi Kaderisasi Anak Muda Bersama BMK 57 di Bandangan, Jawa Tengah
(Dok. DPP Golkar)
Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga DPP Partai Golkar, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM foto bersama dengan kader BMK 57 usai pelaksanaan Mubes di Bandangan Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026).

Kitakininews.co.id - Ketua Bidang Kepemudaan dan Olahraga DPP Partai Golkar, Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM melakukan pembahasan strategi kaderisasi dan penguatan peran generasi muda bersama BMK 57 di Bandangan Jawa Tengah usai pelaksanaan Mubes BMK 57, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga:

Pada Mubes tersebut terpilih secara aklamasi Rizki Maulauna menggantikan Kemas Ilham Akbar yang selama ini sangat aktif memimpin BMK 57.

Pada kesempatan itu juga membahas beberapa tantangan politik kebangsaan di era digital sekaligus langkah konkret dalam memperkuat kaderisasi anak muda menuju Indonesia Emas 2045, dan atas arahan Ketum DPP Partai Golkar H Bahlil lahadalia tahun 2026 adalah tahun konsolidasi.

Said Aldi yang juga Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengatakan, perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola pikir serta pola interaksi generasi muda terhadap politik dan organisasi.


Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menurunnya nilai-nilai kebangsaan di kalangan anak muda akibat disrupsi era digital yang begitu masif.

"Perubahan pola komunikasi dan arus informasi digital yang begitu cepat membuat tantangan kebangsaan semakin kompleks. Karena itu BMK 57 bersama OKP Karya kekaryaan harus hadir untuk meningkatkan pemahaman kebangsaan serta pendidikan politik kepada generasi muda," ujar Said Aldi Al Idrus.

Ia juga menjelaskan, bahwa generasi muda saat ini cenderung lebih tertarik pada organisasi berbasis hobi, profesi, komunitas, dan kegiatan sosial dibanding organisasi politik konvensional. Karena itu, pendekatan kaderisasi harus lebih adaptif mengikuti karakter serta kebutuhan anak muda masa kini.

Said Aldi menilai strategi rekrutmen kader muda perlu dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi muda. Salah satunya melalui penguatan konten digital politik yang lebih menarik, ringan, edukatif, dan mudah dipahami.


Selain ini, digitalisasi dinilai menjadi instrumen utama dalam membangun simpatisan sebelum menjadi kader aktif partai. Menurutnya, ruang ekspresi politik bagi Gen Z dan Milenial juga harus diperluas agar anak muda merasa dekat dan terlibat dalam proses politik kebangsaan.

"Pola interaksi kader dengan anak muda juga harus berubah. Tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang terlalu formal dan kaku. Harus lebih fleksibel, komunikatif, serta berbasis engagement," tambah tokoh politik muda nasional asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini.

Menurut Said Aldi yang didampingi Kemas Ilham Akbar, Ubaidillah, Sedek Bahra, Ziko Odang, Rizki Maulana, Imar Syarif, Liana Piliang, Nuansa Rambe dihadapan ratusan Pengurus BMK 57 dari seluruh Indonesia menyampaikan, penguatan organisasi dan kaderisasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan kekuatan politik yang visioner, adaptif, dan siap menghadapi dinamika politik menuju 2029. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Napak Tilas Perjuangan, M Yusuf Tanamkan Nilai Pancasila dan Wasbang Kepada Gen Z

Napak Tilas Perjuangan, M Yusuf Tanamkan Nilai Pancasila dan Wasbang Kepada Gen Z

Sofyan Tan dan Bocah Ginting, Momen Hangat di Tengah Serap Aspirasi STM Hilir

Sofyan Tan dan Bocah Ginting, Momen Hangat di Tengah Serap Aspirasi STM Hilir

Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan Sebut Budaya Tak Mengenal Pagar

Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan Sebut Budaya Tak Mengenal Pagar

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Polda Sumut Bongkar Sindikat Scamming Internasional di Medan, Korban Rugi Rp6,7 Miliar

Viktor Silaen: Program MBG Perlu Dievaluasi Menyeluruh

Viktor Silaen: Program MBG Perlu Dievaluasi Menyeluruh

Ketum PP AMPG Serahkan Mobil Operasional Pembersih Rumah Ibadah Kepada AMPG DKI Jakarta

Ketum PP AMPG Serahkan Mobil Operasional Pembersih Rumah Ibadah Kepada AMPG DKI Jakarta

Komentar
Berita Terbaru