KPU dan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota Diingatkan Jaga Amanat Rakyat
Kitakini.news - Ketua Komisi II DPR-RI, Ahmad Doli Kurnia mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi dan kabupaten/kota agar menjaga amanat rakyat dalam menghadirkan pelaksanaan Pemilu yang baik.
Baca Juga:
"Ini pelajaran, pelajaran buat semua penyelenggara Pemilu seluruh Indonesia, termasuk kawan-kawan yang ada di Kabupaten Karo. Jangan main-main, ini amanah negara, amanah masyarakat yang dipercayakan kepada saudara-saudara semua. Pemilu ini kan penting. Nah, jadi karena ini penting menyangkut masa depan rakyat jangan cederai amanat yang diberikan oleh bangsa negara masyarakat untuk menyelenggarakan Pemilu dengan baik," papar Doli kepada wartawan di Karo, Kamis (23/11/2023).
Hal ini katakana Ahmad Doli merespon Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Komisioner Bawaslu Kota Medan baru-baru ini.
"Bawaslu dan KPU harus segera mengambil tindakan mungkin bisa bekerjasama dengan kepolisian daerah minta itu data-datanya. Bila perlu Bawaslu Pusat atau Bawaslu Provinsi yang melaporkan ke DKPP sehingga bisa memproses. Maka, harus segera ditindak, kalau mungkin nunggu proses di kepolisian mungkin lama, ada pembuktian segala macam. Tapi kalau sudah OTT seperti itu, sapu bersih aja," tegasnya.
Selain untuk menyelamatkan marwah institusi penyelenggara Pemilu, lanjut Doli, tindakan tegas juga perlu dilakukan untuk menghindari distrust masyarakat kepada pemilu.
"Supaya apa, adanya tindak tegas? Distrust masyarakat terhadap institusi itu tidak sampai pada distrust Pemilu. Nanti orang kalau dibiarkan, orang nggak percaya sama lembaga Pemilu, sampai bisa nggak percaya sama pemilunya orang akhirnya antipati terhadap Pemilu. Kalau sudah ada indikasi terlibat, sudah selesaikan aja. Ganti," bebernya.
Seperti diketahui, Azlan terkena OTT Selasa (14/11/2023) malam di Hotel JW Marriott, Medan. Azlan ditangkap atas dugaan suap dari salah satu Caleg Partai. Dari OTT ini, barang bukti uang puluhan juta juga dikabarkan turut diamankan. Plt Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Wahyu Kuncoro membenarkan adanya OTT Bawaslu Medan ini. (**)
Kronologi Ondim Korup Uang Seragam Sekolah dan Temuan 55 Kg Platinum
Syah Afandin, Dari Istilah Ongkos Dimuka Jadi Tersangka Gegara “Bayar Belakangan”
Tiga Personel Polres Pematangsiantar Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut
Kantor PAN Sumut Sepi Usai Syah Afandin Terjaring OTT KPK
Ruang Kerja Kantor Bupati Langkat Disegel KPK