Inbox Penuh! Begini Cara Cepat Hapus Semua E-mail di Gmail Sekaligus
Kitakini.news – Terlalu lama menumpuk pesan elektronik atau e-mail yang biasanya masuk di Gmail kita bisa memenuhi penyimpanan yang disediakan Google jika dibiarkan terus-menerus. Sebagai informasi, Google menyediakan penyimpanan secara gratis sebesar 15 GB per akun. Penyimpanan tersebut berguna untuk menyimpan data secara online pada Google Drive, Gmail, dan Google Photos. Penyimpanan itu dapat penuh, termasuk karena e-mail Gmail yang menumpuk.
Baca Juga:
Nah, agar penyimpanan tersebut tidak cepat penuh, pengguna bisa menghapus semua e-mail Gmail yang mungkin sudah tidak penting lagi. Cara menghapus seluruh e-mail di Gmail cukup mudah. Perlu diketahui, menghapus semua e-mail di Gmail tidak dapat dilakukan melalui aplikasi Gmail di ponsel. Dilansir dari kompas, berikut adalah cara cepat hapus semua e-mail Gmail sekaligus di komputer atau laptop:
Cara Menghapus Semua e-mail di Gmail Sekaligus
a. Buka Gmail melalui browser di komputer atau laptop. Setelah itu, login akun.
b. Setelah terbuka, pilih menu ‘Kotak masuk’
c. Selanjutnya, klik ikon panah yang berada di samping kanan persis kotak centang, dan pilih opsi ‘Semua’
d. Nantinya, semua pesan yang terdapat di halaman ‘Kotak masuk’ bakal tercentang
e. Kemudian, klik opsi ‘Hapus’ untuk menghapus semua pesan yang telah tercentang.
f. Pesan yang dihapus bakal berpindah ke folder ‘Sampah/Trash’
g. Setelah 30 hari, pesan di folder tersebut bakal dihapus secara permanen dan otomatis
Sebagai informasi tambahan, e-mail Gmail tidak dapat dihapus semuanya dalam sekali tindakan. Pengguna hanya dapat menghapus 50 e-mail Gmail dalam satu kali tindakan. Jika 50 pesan telah terhapus, maka pengguna bisa melakukannya lagi untuk menghapus 50 pesan lagi secara sekaligus.
Meskipun tidak bisa menghapus semua dalam sekali tindakan, setidaknya cara ini cukup berguna untuk menghapus e-mail Gmail dalam jumlah banyak. Semoga bermanfaat.
Sumber : kompas.com
RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS: Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi
Sofyan Tan : Negara Kaya Masih Impor Pangan, Karena Pendidikan Belum Prioritas
Selain Rasa, Sofyan Tan Sebut Kemasan dan Branding Penentu UMKM Naik Kelas di Era AI
Generasi Muda dan Tantangan Pembangunan Berkelanjutan, BINUS @Medan Gelar Studium Generale Bersama Gubernur Sumatera Utara
Tingkatkan Konektivitas, XLSMART Perluas Jaringan dan Layanan di Aceh