Rabu, 02 September 2026

Tak Ada Lagi Kantor Informasi Wisata di Paris

Fitri - Sabtu, 18 Januari 2025 18:46 WIB
Tak Ada Lagi Kantor Informasi Wisata di Paris
kitakini/ilustrasi
Turis di Paris
Kitakini.news -Para turis yang mungkin kebingungan atau mau mencari informasi di Kota Paris tampaknya harus memilih melihat gawai lebih dalam. Pasalnya, kantor pusat informasi wisata di kota itu resmi tutup.

Melansir berbagai sumber, Sabtu (18/1/2025), Kota Paris, Prancis, memang telah menutup kantor pariwisata atau pusat informasi wisata terakhirnya yang berada di dekat Menara Eiffel di Quai Jacques-Chirac, pada Senin (13/1/2025).

Baca Juga:

Pejabat setempat menyatakan perubahan perilaku pengunjung membuat Paris akan meningkatkan layanan digital demi memenuhi kebutuhan wisatawan yang kini mencari informasi secara daring.

Dengan kata lain, operator kantor pariwisata Paris akan lebih mengandalkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memenuhi kebutuhan turis dalam memperoleh informasi.

"Perubahan kebiasaan wisatawan dan karakteristik khusus kota seperti Paris telah mendorong kami meninjau ulang jaringan informasi pariwisata lokal," bunyi pernyataan resmi operator kantor pariwisata Paris.

Direktur Umum Kantor Pariwisata Paris, Corinne Menegaux, menyatakan ini adalah respons terhadap perubahan kebiasaan konsumen.

"Turis, khususnya generasi muda, menginginkan informasi segera, sekarang, di mana pun mereka berada. Model titik tunggal tidak lagi paling efektif," katanya.

Alih-alih mendatangi kantor pariwisata fisik untuk mendapatkan informasi, kata dia, konsumen semakin mengandalkan media sosial untuk mendapatkan bantuan.

Namun, langkah kantor pariwisata Paris tersebut menuai kritik karena memprioritaskan strategi pariwisata digital daripada saran tatap muka.

Stéphane Villain, Presiden Federasi Nasional Organisasi Pariwisata Institusional, menyebut keputusan untuk menutup kantor pariwisata fisik terakhir di ibu kota Prancis tersebut sebagai keputusan yang picik.

"Teknologi digital bukanlah pengganti untuk bertemu dengan seseorang yang dapat memberi saran, meyakinkan Anda, dan menjawab pertanyaan Anda," jelasnya.

Para pemimpin dalam industri perjalanan juga menunjukkan bahwa strategi yang berpusat pada digital akan menyingkirkan orang lanjut usia dan mereka yang kurang memiliki literasi digital.

Kendati demikian, sebagai pengganti kantor fisik, Paris akan menerapkan layanan pramutamu digital melalui telepon dan email, serta layanan pesan instan WhatsApp untuk saran yang dipersonalisasi.

Staf di sekitar 30 kios koran di seluruh kota juga akan dilatih sebagai "duta turis". Akan ada titik informasi juga di hotel-hotel di Paris.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lamine Yamal Rebut Rekor Mbappe, Jadi Pemain Termuda Cetak 50 Gol

Lamine Yamal Rebut Rekor Mbappe, Jadi Pemain Termuda Cetak 50 Gol

Hari ini, Gunung Sinabung Masih Berada di Level 3

Hari ini, Gunung Sinabung Masih Berada di Level 3

Main Film Komedi, Ranty Maria Tak Berhenti Ketawa di Warga Rusun 609

Main Film Komedi, Ranty Maria Tak Berhenti Ketawa di Warga Rusun 609

Rico Waas Dorong Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha Ultra Mikro

Rico Waas Dorong Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha Ultra Mikro

Turis Paling Royal Itu AS, Urusan Kuliner Lokal Milik India, dan Tersopan Jatuh ke Jepang

Turis Paling Royal Itu AS, Urusan Kuliner Lokal Milik India, dan Tersopan Jatuh ke Jepang

Kapoldasu Tinjau 2 Pos Pengamanan dan Pemantauan Gunung Api di Karo

Kapoldasu Tinjau 2 Pos Pengamanan dan Pemantauan Gunung Api di Karo

Komentar
Berita Terbaru