Tradisi Sambut Ramadhan Jadi Objek Wisata di Merangin
Contohnya di Merangin, Jambi. Selain alamnya indah, daerah ini memiliki tradisi menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, yakni Festival Memantai Adat.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Jumat (28/2/2025) Festival Memantai Adat merupakan tradisi masyarakat Kecamatan Tabir memotong puluhan bahkan sampai ratusan hewan ternak kerbau secara masal.
"Ini agenda rutin dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan," kata Wakil Bupati Merangin, A Khafid.
Menariknya, masyarakat yang datang ke lokasi Memantai Adat itu dengan mengenakan busana khas Tabir.
Bagi perempuan wajib mengenakan kain batik khas Tabir dan berkebaya, sedangkan laki-laki mengenakan busana Muslim atau Melayu.
Itulah sebab kegiatan tersebut diharapkan dapat terus lestari sehingga momen tersebut bisa menjadi objek wisata serta menggerakkan wisatawan berkunjung ke Merangin.
Sebagai informasi, hewan ternak jenis kerbau yang dipotong tahun ini berjumlah 60 ekor, namun jumlah tiap tahun berbeda-beda.
''Masyarakat akan terus berdatangan membawa kerbaunya untuk dipotong. Dagingnya nanti dijual ke masyarakat,'' kata Kadis Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Merangin, Hendri Widodo.
Daging yang dibeli di Festival Memantai Adat ini nantinya akan digunakan sebagai santapan selama Ramadhan, baik untuk sahur maupun berbuka puasa.
Suasana Haru dan Prosesi Adat Melayu Warnai Pisah Sambut Kapolda Riau
Polda Ungkap Peredaran Narkoba, Menduga Pengendalinya Pemuda 20 Tahun
Dubes Malaysia Sebut Medan Kota Strategis, Rico Waas Buka Peluang Investasi
Cabai Merah Tembus Rp85 Ribu Per Kilogram di Medan, Pembeli Kurangi Belanja
Pangdam I/BB Pimpin Sertijab Dandim 0201/Medan, Letkol Fernando Batubara Resmi Jabat Komandan Baru