Senin, 06 Juli 2026

Drone Dilarang Mengudara di Baduy, Wisatawan Harus Patuh

Fitri - Jumat, 19 Desember 2025 21:58 WIB
Drone Dilarang Mengudara di Baduy, Wisatawan Harus Patuh
freepik.com
Ilustrasi, drone
Kitakini.news - Adalah biasa ketika ada wisatawan menggunakan drone untuk mengambil gambar suatu destinasi.

Tapi, sebaiknya lihat dulu di mana tempatnya dan seperti apa izinnya. Buktinya di Baduy, penggunaan drone malah dilarang keras.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Jumat (19/12/2025) pelarangan penggunaan drone ini berlaku di wilayah Baduy, Desa Kanekes, Lebak, Banten.

"Masalah drone ini sering kami sampaikan, karena memang tidak boleh dimainkan atau dioperasikan di sekitar wilayah ulayat," kata Kepala Desa Kanekes atau Jaro Pemerintah Baduy, Oom.

Larangan penggunaan drone dalam rangka menjaga area sakral agar tidak terpublikasikan.

Pun, sebenarnya larangan penggunaan drone sudah lama dipublikasikan. Namun banyak wisatawan yang tidak patuh.

"Begitu juga dengan area-area tertentu yang tidak bisa dijadikan dokumentasi atau diekspos ke publik. Itu harus dipatuhi," tambah Oom.

Artinya, memotret dan merekam video tidak diperbolehkan. Dan jika wisatawan tetap nekat menerbangkan drone di tanah ulayat Baduy, maka akan ada sanksi sesuai aturan adat.

Selain larangan penggunaan drone, Oom juga meminta agar wisatawan menjaga sikap selama di Baduy Luar atau Dalam. Sikap sopan santun sangat diperlukan demi kenyamanan bersama.

"Kami mengimbau agar wisatawan tertib, mematuhi aturan adat yang sudah ditetapkan, serta menjaga sikap selama berada di wilayah Desa Kanekes," imbuhnya.

Baduy, kata dia, bukan sekadar tempat wisata tetapi juga wilayah adat yang harus dijaga bersama.

Begitupun, Oom berkata ruang komunikasi selalu terbuka untuk para wisatawan termasuk mereka yang belum mengetahui aturan-aturan selama kunjungan ke Baduy.

Biasanya banyak wisatawan berkunjung selama libur Natal dan Tahun Baru. Dia pun mengimbau agar wisatawan selalu menjaga keselamatan dan kesehatan.

"Datang ke Baduy harus selamat, pulangnya juga selamat," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Silaturahmi 41 Perguruan  Silek Tuo di Nagari Aripan Jadi Ajang Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Silaturahmi 41 Perguruan Silek Tuo di Nagari Aripan Jadi Ajang Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

Kapal Pembawa Puluhan Wisatawan, Karam di Perairan Pulau Salah Nama

Kapal Pembawa Puluhan Wisatawan, Karam di Perairan Pulau Salah Nama

Diduga Tolak Laporan Pidana, Kanit Reskrim Lembah Gumanti Dilaporkan ke Propam Polda Sumbar

Diduga Tolak Laporan Pidana, Kanit Reskrim Lembah Gumanti Dilaporkan ke Propam Polda Sumbar

Tiga Korban Luka dalam Kebakaran Hebat di Simpang Tugu Polwan Bukittinggi

Tiga Korban Luka dalam Kebakaran Hebat di Simpang Tugu Polwan Bukittinggi

Gelar Adat Dikembalikan, Jum Ardi Resmi Sandang Datuak Rajo Managak An

Gelar Adat Dikembalikan, Jum Ardi Resmi Sandang Datuak Rajo Managak An

Larangan Rekam Media Warnai Sengketa Tanah Ulayat Eks HGU 1 di Kabupaten Solok

Larangan Rekam Media Warnai Sengketa Tanah Ulayat Eks HGU 1 di Kabupaten Solok

Komentar
Berita Terbaru