Selasa, 06 Oktober 2026

Harga Gula Pasir Naik di Sumut, Gunawan Benjamin : Potensi Kenaikan Sudah Berhenti!

Siti Amelia - Rabu, 14 Januari 2026 16:29 WIB
Harga Gula Pasir Naik di Sumut, Gunawan Benjamin : Potensi Kenaikan Sudah Berhenti!
amelia
Gunawan Benjamin

Kitakini.news - Harga gula pasir di Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan signifikan berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Rabu (14/1/2026). Di Kota Medan, kenaikan harga berkisar antara Rp250 hingga Rp750 per kilogram. Di Pasar Brayan, harga gula pasir yang semula dijual Rp17.250 per kilogram pekan lalu, kini naik menjadi sekitar Rp18.000 per kilogram. Kenaikan serupa terjadi di Pasar Petisah, Aksara, dan Pusat Pasar, dengan rentang kenaikan Rp250 hingga Rp500 per kilogram.

Baca Juga:

Ketua Tim Pemantau Harga Pasar Sumut, Gunawan Benjamin, menjelaskan bahwa kenaikan ini tidak terlepas dari kemungkinan pelemahan nilai tukar rupiah atau gangguan pasokan di dalam negeri. "Dua pabrik penghasil gula pasir utama di Sumut, yaitu Sei Semayang dan Kuala Madu, diproyeksikan akan memulai proses produksinya pada akhir bulan Januari mendatang," ujar Gunawan dalam keterangannya.

Meski demikian, Gunawan meyakinkan masyarakat bahwa pasokan gula pasir saat ini berada di titik terendah, namun potensi harga kembali normal atau turun dalam waktu dekat cukup besar. "Konsumen tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga saat ini, apalagi jika dikaitkan dengan potensi kenaikan hingga Februari mendatang. Ada potensi penambahan pasokan yang bisa menekan harga dalam kurun waktu empat bulan ke depan. Saya yakin, meski harga naik dalam sepekan terakhir, potensi kenaikannya sudah terhenti," tambahnya.

Selain gula pasir, Gunawan juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai beberapa komoditas lain yang berpotensi naik jelang Ramadhan. Cabai, misalnya, diproyeksikan mengalami kenaikan seiring minimnya produksi di salah satu sentra utama di Batubara. "Sumut diperkirakan akan kehilangan produksi maksimal 80 ton per hari di bulan Februari mendatang," katanya.

Untuk komoditas lainnya, Gunawan memproyeksikan harga beras akan stabil jelang musim panen raya yang dimulai pada Januari ini, sehingga pasokan beras akan cukup selama Ramadhan dan Idul Fitri. Minyak goreng juga diperkirakan stabil, meski ada lonjakan harga Crude Palm Oil (CPO) dunia belakangan ini. Sementara itu, pasokan daging ayam dan daging sapi diproyeksikan dapat disesuaikan dengan permintaan, asalkan tidak ada kenaikan bahan baku produksi atau gangguan cuaca serius.

Gunawan menegaskan bahwa pasokan kebutuhan pangan masyarakat Sumut akan relatif terkendali setidaknya hingga Maret mendatang, menjelang Idul Fitri. "Yang penting adalah memantau perkembangan harga secara berkala melalui PIHPS untuk menghindari spekulasi," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga CPO Naik tapi TBS Turun, Petani Sawit Belum Diuntungkan

Harga CPO Naik tapi TBS Turun, Petani Sawit Belum Diuntungkan

Harga Minyak Meroket, IHSG dan Rupiah Justru Tampil Perkasa di Zona Hijau

Harga Minyak Meroket, IHSG dan Rupiah Justru Tampil Perkasa di Zona Hijau

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal

IHSG dan Rupiah Bergerak Sideways, Harga Emas Tertekan Koreksi Teknikal

IHSG dan Rupiah Hijau, Ekonom Sumut Ingatkan Ancaman Geopolitik Timur Tengah

IHSG dan Rupiah Hijau, Ekonom Sumut Ingatkan Ancaman Geopolitik Timur Tengah

Ekspor Sawit Sumut Tetap Solid di Tengah Sikap 'Wait and See' Kebijakan DSI

Ekspor Sawit Sumut Tetap Solid di Tengah Sikap 'Wait and See' Kebijakan DSI

Komentar
Berita Terbaru