Sabtu, 18 Juli 2026

OJK Perkuat Sistem Dana Pensiun, Indonesia Masuk Radar OECD

Siti Amelia - Selasa, 10 Maret 2026 10:01 WIB
OJK Perkuat Sistem Dana Pensiun, Indonesia Masuk Radar OECD
dokumentasi OJK
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, memimpin delegasi Indonesia dalam kegiatan OECD Financial Markets Week yang berlangsung di Paris, Prancis, pada 2–5 Maret 2026

Kitakini.news -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem dana pensiun nasional agar selaras dengan standar internasional. Langkah strategis ini diambil dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang berlangsung di Paris, Prancis, pada 2–5 Maret 2026.

Baca Juga:

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, memimpin delegasi Indonesia yang juga melibatkan perwakilan Kementerian Keuangan. Dalam forum tersebut, OJK melakukan presentasi self-evaluation terhadap dua instrumen hukum OECD terkait dana pensiun, yaitu Core Principles of Private Pension Regulation dan Good Design of Defined Contribution Pension Plans.

Aksesi Indonesia ke OECD Keterlibatan aktif Indonesia dalam forum ini merupakan bagian krusial dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Indonesia saat ini berstatus sebagai accession country dan tercatat sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang memperoleh status tersebut.

Dalam pemaparannya, Ogi menjelaskan bahwa OJK telah menerapkan pengawasan berbasis risiko (risk-based supervision) untuk menjaga stabilitas industri. Namun, OJK juga secara objektif mengidentifikasi area penguatan, seperti pengembangan strategi investasi berbasis life-cycle dan peningkatan cakupan kepesertaan program pensiun.

"OJK terus mendorong penguatan sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan praktik terbaik internasional. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat pensiun bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional," kata Ogi.

Dampak bagi Investor dan Masyarakat Delegasi negara anggota OECD menyambut baik presentasi Indonesia dan mengapresiasi pendekatan transparan dalam memetakan kekuatan serta area perbaikan sistem pensiun nasional. Masukan dari OECD ini akan menjadi referensi penting dalam penyempurnaan kebijakan ke depan.

Keikutsertaan OJK dalam forum internasional ini, termasuk pertemuan dengan International Organisation of Pension Supervisors (IOPS), mencerminkan upaya Indonesia meningkatkan ketahanan sistem keuangan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor global serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komdigi dan OJK Sepakat Blokir Rekening Penampung Judi Online

Komdigi dan OJK Sepakat Blokir Rekening Penampung Judi Online

Uang Korban Scam Rp200 Miliar Selamat, OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Bank

Uang Korban Scam Rp200 Miliar Selamat, OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Bank

Transformasi Digital dan Aturan OJK, Bikin Inovasi Keuangan Makin Aman

Transformasi Digital dan Aturan OJK, Bikin Inovasi Keuangan Makin Aman

OJK Perkuat Aturan Main Lembaga Keuangan di Era AI

OJK Perkuat Aturan Main Lembaga Keuangan di Era AI

OJK dan BKKBN Sumut Bersinergi Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Deli Serdang

OJK dan BKKBN Sumut Bersinergi Perkuat Literasi Keuangan Keluarga di Deli Serdang

Legislator Dhody Thahir Minta Perlindungan Hukum Terkait Sengketa Tanah

Legislator Dhody Thahir Minta Perlindungan Hukum Terkait Sengketa Tanah

Komentar
Berita Terbaru