Narkoba ke Indonesia Bersumber dari Myanmar dan Malaysia, ke Ratusan Dermaga Perairan Tanjungbalai
Kitakini.news -Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hokum mengungkapkansumber narkoba yang masuk ke Indonesia melalui perairan Malaysia berasal dari Myanmar.
Baca Juga:
Hal
itu hasil analisis dirinya setelah melihat modus penyeludupan dan pengakuan
para tersangka yang ditangkap.
Disebutkan
dari Myanmar lantas diberikan ke Malaysia melalui jalur darat. Lalu dari
Malaysia menyeberangi lautan ke Kota Tanjung Balai sebagai pintu utama narkoba
itu masuk ke Indonesia hingga diedarkan ke seluruh wilayah.
"Sehingga,
masyarakat Kota Tanjung Balai harus memiliki jiwa kepolisian terhadap kotanya
agar peredaran narkoba tidak lagi bebas masuk begitu aja," ujar Kepala BNN RI,
Pol Marthinus Hokumusai melaksanakan workshop di salah satu
Hotel berbintang Jalan Balaikota Medan, Sumatera Utara. Selasa siang
(23/4/2024).
Dia
juga mengatakan pengungkapan penyeludupan narkoba yang dilakukan Polda Sumut.
Seorang pemuda yang mengendarai sampan di malam hari, berhasil ditangkap polisi
ketika membawa puluhan kilogram sabu-sabu.
"Dari
Malaysia melalui jalur laut yang kemudian akan di simpannya ke dermaga illegal
yang masuknya melalui jalur tikus sudah di desain pelaku dengan ranting
pepohonan," papar Marthinus.
Hal
itu membuat Marthinus RI turun ke Sumatera Utara untuk melihat kondisi hasil
analisisnya yang menyebutkan kota Tanjung Balai memiliki ratusan dermaga yang
membuka pintu akses penyelundupan narkoba dari luar negeri.
Karena sulitnya memberantas narkoba, Komjen Marthinus pun meminta masyarakat bisa kerja sama menindak bisnis narkoba.
Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta
Buronan Narkoba Lintas Negara Jaringan Kelompok Cipkon Ditangkap Usai Ditabrak ke Sawah
Kejari Tanjungbalai Didesak Tangkap Buronan Kasus PMI Ilegal 'Cek Rasyid'
Sama-Sama Menang di Laga Ketiga Grup C, Satria Muda dan Pelita Medan Lakoni Laga Hidup Mati Minggu Ini
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional di Riau, 16 Kilogram Sabu dan 40 Ribu Ekstasi Disita